|

Bupati Sanggau Ucapkan Syukur Atas Kesembuhan Pasien Positif Covid-19

Bupati Sanggau, Paolus Hadi
Sanggau (Suara Kalbar) -Bupati Sanggau yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sanggau, Paolus Hadi menyampaikan rasa syukur atas kembalinya pasien terkonfirmasi positif Covid-19 asal Sanggau yang dirawat di RSUD Ade M Djoen  Sintang  yang telah dinyatakan sembuh.

Bupati Sanggau Paolus Hadi menyampaikan pasien tersebut  sudah menjalankan seluruh rangkaian prosedur kesehatan dan perawatan, dan sudah dinyatakan sembuh,.

“Kemarin Plt Kepala Dinas Kesehatan yang langsung menjemputnya. Selamat kembali ke Sanggau dan sehat selalu," ujar Paolus Hadi, Senin (18/5/2020).

Paolus Hadi juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sintang beserta seluruh jajaran Dinas Kesehatan Sintang, para perawat, para dokter yang sudah merawat beliau.

"Sebagai masyarakat Sanggau, tentu ini memberi semangat bagi kita semua bahwa pasien yang positif bisa sembuh,”katanya.

Untuk itulah saya mengucapkan selamat kepada beliau dan saya berharap beliau masih melanjutkan prosedur kesehatannya, karena 7 hari beliau tidak boleh ketemu dengan siapa pun sampai 14 hari baru  diperbolehkan untuk mulai berkerja.

“Untuk instansi dimana beliau berkerja nanti kami akan lakukan sosialisasi, termasuk saya sudah meminta seluruh pegawai disana juga nanti di rapid test,” jelasnya.

Bupati menjelaskan bahwa kita sudah melihat banyak pengalaman dimana pasien sembuh tidak ada masalah apa-apa lagi, dan semoga keluarga tetap memberi semangat dan tentu untuk kita semua juga harus saling mendukung.

“Saya meminta setiap orang untuk kesadaran masing-masing untuk patuh, karena imbauan pemerintah dari pusat sampai ke daerah itu sama. Sehingga harapan saya tidak ada lagi orang yang selalu memperdebatkan, karena kesehatan itu bisa dijaga dari diri kita sendiri dan tentu lingkungan,"ujarnya.

Untuk berikutnya adalah melakukan rapid test supaya kita menemukan kepastian ada tidak yang reaktif, sehingga ada  perlakuan yang harus kita lakukan.

"Hari ini kita sudah rapid test 2.205 orang dan yang reaktif itu ada 173 orang. Sudah di swab 105 orang, nah belum swab ini masih ada 68 orang,"ungkap Paolus.

Saat ini, kata Paolus Hadi, masih memiliki stok rapid test sebanyak 1.900 dan sudah diagendakan mulai hari ini ada yang rapid test lagi dan dilakukan di beberapa instansi pemerintah yang melaksanakan WFH tapi pelayanan publik, lalu juga di lingkaran Forkopimda karena kita harus mengecek juga karena selalu berhadapan dengan berbagai pihak.

“Kemudian nanti ada seleksi dibeberapa Kecamatan, mungkin di pasar kita perlu cek juga orang-orang yang kita anggap perlu.  Nanti spontan saja, tapi tetap harus ada stok untuk orang-orang yang ODP, yang memang nanti punya gejala, jangan sampai kita tidak punya stok untuk rapid test. Stok kita rencanakan dari APBD kita untuk penangnan Covid-19 ini kita mau membeli 10 ribu rapid test,"tuturnya.

Dikatakanya, dari 15 Kecamatan, sudah 13 kecamatan yang ada reaktifnya. "Tinggal dua yang belum yaitu Kecamatan Sekayam dengan Toba, dan saya berharap tidak ada,"tegasnya.

Dia berharap yang reaktif tidak akan menambah untuk yang positif dan kepada yang reaktif dianjurkan supaya dalam proses mereka isolasi mandiri. “Kita kawal melalui dinas maupun Puskesmas supaya memperhatikan mereka dipastikan tidak kemana-mana, dan juga selalu menjaga pola makan yang sehat,” katanya.

Penulis :  Humas Pemkab Sanggau
Editor    :  Hendra

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini