Sejak Pandemi Covid-19, Omzet Penjualan Apotek Mempawah Meningkat
![]() |
| H. Anwarsyah, Pemilik Apotek Permata Bunda Mempawah |
Mempawah (Suara Kalbar) – Pandemi Covid-19 melumpuhkan aspek kehidupan masyarakat. Namun, situasi ini justru mendatangkan berkah bagi sebagian pihak. Salah satunya pemilik apotek yang menjual berbagai obat dan alat kesehatan. Sejak pandemi, omzet penjualan meningkat tajam.
“Kami akui, sejak terjadinya pandemi Covid-19 ini daya beli dan jumlah kunjungan masyarakat ke apotek meningkat,” ungkap H Anwarsyah, pemilik Apotek Permata Bunda Mempawah, Senin (13/04/2020).
Anwarsyah mengungkapkan, beberapa jenis barang yang menjadi buruan para pembeli yakni vitamin, suplemen makanan, hand sanitizer dan masker. Tak heran, dalam waktu beberapa hari saja berbagai barang tersebut ludes terjual.
“Barang-barang tersebut sangat terbatas stoknya. Dan suplai dari agen maupun distributor sangat minim. Makanya, sekarang sudah habis dan tidak tersedia di Apotek. Yang tersisa di Apotek kami hanya Vitamin C,” paparnya.
Karena itu, dia berharap para agen dan suplayer obat dan perlengkapan kesehatan agar segera mendistribusikan kebutuhan masyarakat seperti suplemen makanan, hand sanitizer dan masker. Sebab, masyarakat sangat membutuhkan untuk melindungi diri dari ancaman penularan Covid-19.
“Kami sangat berharap pihak suplayer secepatnya mengirimkan barang-barang tersebut. Sebab, masyarakat sangat membutuhkannya. Kasihan masyarakat yang kesulitan mencari masker maupun hand sanitizer,” tuturnya.
Lebih jauh, Anwarsyah menilai, pandemi Covid-19 memberikan juga memberikan dampak positif terhadap disiplin dan pola hidup masyarakat. Terutama menyangkut disiplin menjaga kebersihan. Sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh agar bebas dari ancaman penyakit.
“Meski demikian, kita semua berharap agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir. Karena, kondisi ini melumpuhkan seluruh aktivitas masyarakat. Karena itu, masyarakat harus mematuhi anjuran dan langkah-langkah yang telah ditetapkan pemerintah,” pungkasnya.
Penulis : Dian Sastra
Editor : Dina Wardoyo






