SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Pelanggan Keluhkan Bayar Rekening Air di Loket, Ini Jawaban PDAM Mempawah

Pelanggan Keluhkan Bayar Rekening Air di Loket, Ini Jawaban PDAM Mempawah

Kasi Umum dan SDM PDAM Mempawah, Eriko

Mempawah (Suara Kalbar)- Sejumlah pelanggan PDAM Mempawah mempertanyakan kebijakan perusahaan daerah itu yang mengembalikan sistem pembayaran melalui loket di Kantor PDAM Mempawah. Sebelumnya, pelanggan dapat membayar tagihan air melalui Kantor POS atau online.

“Informasinya sistem pembayaran tarif air PDAM Mempawah kembali ke sistem manual pembayan di loket-loket. Padahal, sistem pembayaran via Kantor Pos atau online sudah sangat baik. Apalagi di saat situasi pandemi Covid-19, pelanggan harusnya dipermudah dengan sistem pembayaran yang lebih simpel dan gampang,” ujar Pelanggan PDAM Mempawah, Freddy, Selasa (14/04/2020).

Menurut Freddy, pembayaran melalui loket merupakan langkah mundur PDAM Mempawah dalam memberikan pelayanan publik. Apalagi menurutnya, sistem pembayaran manual melalui loket sangat berpotensi menimbulkan kebocoran pemasukan PDAM.

“Idealnya pembayaran tagihan PDAM via bank atau online. PDAM harusnya melangkah maju dengan menerapkan sistem pembayaran yang lebih modern. Listrik, belanja, wifi dan lainnya sudah menerapkan sistem online. Ini sangat memudahkan pelayanan publik,” katanya.

Kasi Umum dan SDM PDAM Mempawah, Eriko, ketika dikonfirmasi mengatakan, saat ini loket pembayaran PDAM bukan manual, tapi Online Real Time, bahkan saat lampu padam pun, pihaknya masih bisa melakukan transaksi selama sinyal internet masih berfungsi.

Ia juga mengatakan, langkah tersebut bukan lah langkah mundur PDAM Tirta Galaherang Mempawah.

“Kalau dulu di unit-unit memang dilakukan pembayaran manual, tapi saat ini kami sudah online bahkan loketnya bisa mobile. Itu artinya petugas PDAM bisa langsung mendatangi tempat pelanggan yang ingin membayar tagihan rekening air, tetap dalam kondisi online,” tegasnya.

Eriko mengatakan  langsung bisa terkoneksi dengan server induk, sehingga petugas PDAM dijamin tidak bisa melakukan kecurangan.

Dia menambahkan, PDAM Tirta Galaherang Mempawah tetap bekerja sama dengan pihak PPOB lain, seperti Kantor Pos, Indomaret, Koperasi, Pesantren, loket Perbankan (Bank Kalbar), bahkan bisa bayar via ATM bank dan lain-lain dengan pelayanan 24 jam non stop.

“Namun karena kondisi saat ini masih belum pulih dari Pandemi Covid-19, maka proses kerjasama (MOU) dengan para PPOB belum bisa dilakukan sesuai rencana,”katanya.

Menurutnya, para pelanggan untuk sementara harus melakukan pembayaran rekening air di loket PDAM dan unit-unit pelayanan PDAM.

Penulis : Dian Sastra

Editor : Hendra

Komentar
Bagikan:

Iklan