Kisah Syifa, Peserta Hafidz Indonesia 2020 Asal Sungai Pinyuh
![]() |
| Syifa (kanan) bersama sang pembimbing, Zahroh.[Suarakalbar/Dian Sastra] |
Mempawah (Suara Kalbar)- Di usianya yang baru menginjak 6 tahun, Asyifa’atul Amaliyah telah menorehkan prestasi membanggakan. Gadis cilik warga Sungai Pinyuh ini tampil sebagai peserta Hafidz Indonesia 2020 yang ditayangkan salah satu televisi nasional.
Kini, Syifa (sapaannya), sedang berjuang bersama 27 peserta lainnya untuk memperebutkan gelar jawara dalam program Ramadhan 1441 H.
Keberhasilan Syifa menghafalkan ayat-ayat Al-Qur’an dimulai sejak kecil. Bakat dan potensi yang ada dalam diri Syifa kemudian dikembangkan di TPQ Nurul Islami yang beralamat di RT 08/RW 06, Jalan Jurusan Mempawah, Kelurahan Sungai Pinyuh, Kecamatan Sungai Pinyuh.
Di bawah bimbingan dan gemblengan Kepala TPQ sekaligus Pendamping, Zahroh, di usianya yang masih belia, Syifa berhasil menghafalkan 6 juz ayat Al-Qur’an.
“Syifa mulai menunjukan bakat membaca Al-Qur’an sejak usia 3 tahun. Saat itu, Syifa memiliki kemampuan menghafal di atas anak-anak lainnya. Walau belum mengenal huruf Al-Qur’an, namun Syifa sudah bisa menghafalkan melalui bacaan yang didengarnya,” kenang Zahroh kepada Suara Kalbar, Sabtu (25/04/2020).
Zahroh yang juga kerabat Syifa melihat bakat besar dalam diri keponakannya itu. Lantas, dia pun berusaha maksimal memberikan pembelajaran yang terbaik agar syifa bisa menjadi hafidz Al-Qur’an. Melalui metode dan teknik yang tepat, Syifa berhasil menghafalkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan baik dan benar.
“Di usia 4,5 tahun, Syifa sudah bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Kemudian, pada usia 5,5 tahun sudah menyelesaikan pendidikan di TPQ dan diwisuda bersama anak-anak lainnya,” ujarnya.
Usai diwisuda, lanjut Zahroh, Syifa semakin menekuni hafalan Al-Qur’an. Bahkan, hanya dalam kurun waktu empat bulan, Syifa berhasil menghafal 4 juz. Tak berpuas diri, Syifa terus mengasah kemampuannya menghafalkan ayat-ayat Al-Qur’an hingga 6 juz dan mengikuti program Hafidz Indonesia 2020 di Jakarta.
“Proses pendaftarannya melalui online. Ada ribuan anak yang mendaftar. Dan alhamdulillah, Syifa dihubungi pihak televisi untuk datang ke Jakarta mengikuti audisi. Sampai saat ini, Syifa sudah berhasil melewati 7 kali audisi,” tuturnya.
Setelah melewati sejumlah audisi, tambah dia, Syifa pun berhasil bergabung bersama 28 pesrta lainnya dalam program Hafidz Indonesia 2020. Dan saat ini, Syifa dan para peserta lain sedang tampil untuk bersaing meraih prestasi terbaiknya.
“Kami mohon doa dan dukungan agar Syifa bisa tampil maksimal dan memberikan prestasi terbaik bagi seluruh masyarakat Kalbar umumnya dan Kabupaten Mempawah khususnya. Mudah-mudahan Syifa dapat menginspirasi seluruh anak-anak di Kalbar umumnya dan Mempawah khususnya untuk menjadi Hafidz Al-Qur’an,” harapnya.
Penulis : Dian Sastra
Editor : Diko Eno






