Bupati Landak Sampaikan LKPJ 2019 Secara Virtual Kepada DPRD Ditengah Pandemi Covid-19

Hendra YS
Bupati Landak, dr Karolin Margret Natasa secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun anggaran 2019 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Landak secara virtual melalui video conference dalam rapat paripurna ke-5 masa sidang III tahun 2020 DPRD Kabupaten Landak, Senin (27/4/2020).
Landak (Suara Kalbar)- Bupati Landak, dr Karolin Margret Natasa secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun anggaran 2019 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Landak yang dilakukan secara virtual melalui video conference dalam rapat paripurna ke-5 masa sidang III tahun 2020 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Landak pada Senin (27/4/20).

Rapat paripurna secara virtual ini dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Landak Heri Saman, dan turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD, para anggota DPRD, Sekda Landak, dan seluruh Kepala OPD dilingkungan pemerintah Kabupaten Landak.

“Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) merupakan  salah  satu  kewajiban  konstitusional  yang harus disampaikan kepala daerah setelah berakhirnya tahun anggaran. Penyampaian LKPJ tahun 2019 ini merupakan progress report  dari pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kami selaku kepala daerah,” ujar Bupati Landak Karolin Margret Natasa.

Menurutnya dalam perspektif amanah dan substansi kepemerintahan, penyampaian perkembangan kinerja pemerintahan kepada DPRD merupakan refleksi dari nilai-nilai demokrasi yang diwujudkan pada DPRD, sebagai mitra kerja pemerintah daerah yang mengemban fungsi sebagai lembaga wakil rakyat.

Selama tahun 2019, kata Karolin, Pemerintah Kabupaten Landak terus berupaya meningkatkan kinerja dan meraih prestasi demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat.

“Berbagai program pembangunan di kabupaten Landak dilaksanakan secara terintegrasi dengan anggaran berbasis kinerja yang didesain dengan perencanaan yang cermat, pelaksanaan yang tepat, dan pengawasan yang ketat,” katanya.

Walaupun dihadapkan dengan berbagai kendala dalam pembangunan di tahun 2019, jelas Karolin, jajarannya tetap berusaha untuk bekerja lebih baik.

“Dalam setiap usaha tentu terdapat kendala, namun tentu saja pemerintah tidak akan menyerah begitu saja. Segala kendala dan keterbatasan di banyak aspek kepemerintahan kami sikapi dan kami usahakan untuk mengatasi dengan semangat dan bekerja lebih baik,” katanya.

Dalam penyampaian LKPJ ini, Karolin juga mengungkapkan berbagai capaian dan target yang telah diraih diberbagai bidang pembangunan. Indikator pembangunan ekonomi kabupaten Landak selama periode empat tahun terakhir menunjukkan trend yang positif.

“Sektor penyumbang peningkatan produk domestik regional bruto (PDRB) Kabupaten Landak didominasi oleh sektor pertanian, ini sejalan dengan kondisi bahwa sebagian besar perekonomian kabupaten Landak  ditopang oleh sektor pertanian dalam arti yang luas meliputi tanaman pangan, tanaman perkebunan, peternakan, kehutanan, dan perikanan,” jelasnya.

Begitu juga terkait pengelolaan keuangan daerah yang baik, penyelenggaraan urusan pemerintah daerah, penyelenggaraan tugas pembantuan, hingga tugas umum pemerintahan yang telah dilaksanakan dengan baik sehingga diperoleh berbagai penghargaan daru oemerintah pusat dan provinsi pada tahun 2019.

Karolin berharap kedepannya selalu terjalin hubungan yang harmonis antara Pemda Landak dan DPRD Landak, sehingga selalu dapat bekerjasama melakukan pembangunan untuk kepentingan seluruh masyarakat kabupaten Landak.

“Sampai saat ini terdapat beberapa kekurangan yang harus diselesaikan, untuk memperbaiki kekurangan tersebut adalah tugas kita bersama. Semoga melalui kerjasama yang baik dan harmonis dengan semua pihak, utamanya dengan DPRD kabupaten Landak, kami yakin permasalahan-permasalahan tersebut dapat kita selesaikan bersama,”katanya.

Penulis : Rilis Pemkab Landak
Editor : Hendra

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini