|

Buaya Perempuan yang Ditangkap Warga di Mempawah, Begini Nasibnya

Petugas BKSDA Kalbar mengamankan buaya untuk dibawa ke Pusat Observasi Singkawang.[Suarakalbar/Dian Sastra]
Mempawah (Suara Kalbar)- Sehari setelah ditangkap dan diserahkan warga kepada Polisi, buaya rawa berjenis perempuan yang ditemukan warga Desa Sungai Purun Kecil itu diberikan kepada BKSDA Kalimantan Barat.

Binatang reptil itu diserahkan langsung Kapolsek Sungai Pinyuh, Kompol M Pangaribuan, kepada perwakilan BKSDA, Senin (30/03/2020) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, mengatakan, usai diserahkan, rencananya buaya dengan bobot 50 kg dan panjang 2 meter itu akan dibawa BKSDA Kalimantan Barat ke pusat observasi di Kota Singkawang.

Di lokasi itu diharapkan buaya tersebut dapat menemukan habitat yang baru untuk hidup dan berkembang secara alami di alam liar.

“Dengan diserahkannya buaya ini kepada pihak BKSDA Kalbar merupakan upaya untuk menyelamatkan kehidupan satwa liar dari tindakan-tindakan pihak tidak bertanggungjawab,” tuturnya.

Dan yang terpenting, imbuh Kapolres, hewan buaya tersebut mendapatkan lingkungan habitat yang baru serta lebih aman untuk masyarakat disekitarnya. Dengan demikian, keberadaan buaya tidak mengancam keselamatan manusia.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat di wilayah hukum Polsek Sungai Pinyuh khususnya di area sekitar penemuan buaya ini agar tetap waspada. Karena, tidak menutup kemungkinan masih ada buaya lainnya di sekitar lokasi itu,” imbuhnya.

Kapolres pun berpesan kepada masyarakat agar pro aktif melaporkan kepada petugas jika menemukan adanya buaya atau hewan buas lainnya.

“Apabila menemukan buaya atau satwa liar lainnya, masyarakat harus segera berkoordinasi dengan petugas atau instansi terkait. Kita antisipasi jangan sampai ada korban luka bahkan korban jiwa,” tukasnya.


Penulis : Dian Sastra
Editor   : Diko Eno
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini