|

Wabah Covid-19, Pemilik Warkop: Pengunjung Turun 60 Persen

Anggota Polres Mempawah saat menyampaikan himbauan di salahsatu warkop Sungai Pinyuh.[Suarakabar/Dian Sastra]
Mempawah (Suara Kalbar)- Kebijakan pemerintah membatasi aktivitas masyarakat di luar rumah dalam upaya memberantas penyebaran wabah Covid-19 berdampak negatif terhadap pengusaha.

Salah satunya usaha warung kopi (warkop) mengaku kehilangan pengunjung hingga 60 Persen sejak kebijakan itu diterapkan pemerintah.

“Sejak maraknya kabar tentang wabah Covid-19 ini, pengunjung turun drastis hingga 60 Persen. Dampaknya omset sangat jauh berkurang dibandingkan hari normal,” jelas Karyawan Warkop Kopitiam Asiu Sungai Pinyuh, Dea Amanda, saat disambangi petugas yang menempelkan himbauan terkait Covid-19, Rabu (25/03/2020) pagi.

Dea mengaku telah mentaati himbauan dan anjuran yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Mempawah. Salah satunya dengan membatasi jam operasional tempat usaha warkopnya.

“Sekarang, tutup warung juga lebih awal dari hari normal. Tiap Jam 8 malam sudah tutup,” tuturnya.

Karenanya, Dea berharap penyebaran wabah Covid-19 segera berakhir. Agar aktivitas usahanya kembali normal seperti biasanya. Sebab usaha yang ditekuninya itu menjadi harapan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Mudah-mudahan virus Covid-19 dapat segera diatasi. Supaya, masyarakat tidak lagi resah dan khawatir tertular. Kami pun dapat berkativitas dan menjalankan usaha dengan lancar seperti biasanya,” harap dia seraya berjanji akan menyediakan fasilitas tempat cuci tangan di warkopnya.


Penulis : Dian Sastra
Editor    : Diko Eno
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini