|

Update, Kondisi PDP di Mempawah Stabil, Bisa Main HP

Direktur RSUD dr Rubini Mempawah, David Sianipar di depan ruang isolasi tempat 1 PDP dirawat.[Suarakalbar/Dian Sastra]
YeMempawah (Suara Kalbar)- Direktur RSUD Dr Rubini Mempawah, dr David Sianipar, menjelaskan pasca empat hari menjalani perawatan, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Mempawah menunjukan kesembuhan. Kondisi kesehatan pasien semakin stabil, bahkan sudah bisa main HP.

“Secara klinis kondisi PDP cukup baik dan stabil. Bahkan pasien bisa main HP dan telponan. Memang awal masuk sempat sesak, batuk dan demam. Namun, sekarang sudah lebih baik, sesak sudah berkurang,” ungkap David kepada wartawan, Kamis (26/03/2020) di ruang kerjanya.

David memastikan penanganan terhadap PDP dilakukan dengan maksimal sesuai standar yang telah ditetapkan. Walau masih berstatus PDP, namun pihaknya melakukan perawatan dengan berhati-hati untuk mengantisipasi terjadinya penularan kepada tim dokter dan perawat.

“Walau status masih PDP, tapi kita memperlakukannya sudah seperti positif. Hal ini dilakukan karena kita mengedepankan kehati-hatian. Kemudian, kita juga ada tim dokter spesialis paru. Jadi sudah ada standar penanganan terhadap PDP ini,” sebutnya.

David mengaku pihaknya telah menghubungi rumah sakit rujukan di Pontianak terkait PDP di Mempawah. Namun, pihak rumah sakit rujukan lebih dulu menanyakan kondisi PDP untuk menentukan proses rujukan.

“Jika kondisi pasien stabil dan baik, maka tidak usah dirujuk cukup dirawat di rumah sakit daerah. Namun, jika kondisinya memburuk maka butuh peralatan tambahan jadi kemungkinan bisa dirujuk. Jadi tidak bisa kita langsung antar, melainkan harus koordinasi dulu dengan tim di rumah sakit rujukan,” terangnya.

Terkait PDP, David mengatakan sudah ada 3 pasien yang masuk ke RSUD Dr Rubini Mempawah. Hanya saja, yang saat ini menjalani perawatan hanya 1 PDP. Sedangkan 2 PDP lainnya telah dirujuk ke rumah sakit di Pontianak.

“Sampai hari ini PDP ada 3 orang. 2 PDP yang di rujuk ke Pontianak pada pada akhir Februari dan akhir Maret. Untuk kondisi, 2 PDP sudah dinyatakan negatif. Sedangkan yang 1 PDP baru diambil sampel sebanyak dua kali dan hari ini baru dikirim ke Jakarta. Kemungkinan hasil baru bisa diketahui 3-4 hari, namun biasanya lebih lama dari itu,” tutupnya.



Penulis : Dian Sastra
Editor    : Diko Eno
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini