|

Temuan Mayat Berulat di Mempawah, Ini Kronologisnya

Rumah Aski yang ditemukan meninggal dipasangi police line.[Suarakalbar/Dian Sastra]
Mempawah (Suara Kalbar)- Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, S.Ik, mengungkapkan, penemuan mayat di Gang Swadaya RT 03/RW 02, Dusun Pelaik, Desa Pasir Palembang, Kecamatan Mempawah Timur, Senin (30/03/2020) pukul 06.30 WIB, pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang mengambil rumput untuk makanan ternak.

“Saksi yang pertama kali menemukan mayat bernama Mudiyeh (50) warga Desa Pasir Palembang. Saat itu, saksi ini sedang mengambil rumput di depan rumah korban Aski, untuk makanan ternaknya,” ungkap Kapolres.

Kapolres melanjutkan, saat berada di depan rumah korban itulah saksi Mudiyeh mencium bau busuk menyengat dari dalam rumah. Lantaran penasaran dengan aroma tidak sedap itu, saksi memberanikan diri masuk ke dalam rumah dan mencari keberadaan pemilik rumah.

“Ketika saksi masuk ke dalam kamar, melihat korban Aski sudah dalam kondisi terlungkup dan tidak bernyawa,” ujarnya.

Atas temuan itu, timpal Kapolres, saksi Mudiyeh langsung meninggalkan TKP. Saksi lantas mendatangi warga lainnya dan melaporkan kepada Ketua RT setempat. Informasi temuan mayat itu pun menyebarluas di masyarakat sekitar.

“Setelah itu, warga melaporkan kepada Polsek Mempawah Timur. Kemudian, ditindaklanjuti oleh Kapolsek dan Tim Inafis Polres Mempawah. Petugas melakukan evakuasi dan olah TKP temuan mayat tersebut,” tuturnya.

Setelah beberapa jam melakukan olah TKP, petugas pun mengevakuasi mayat korban dari rumahnya ke RSUD Dr Rubini Mempawah. Mayat korban akan menjalani proses visum oleh tim medis untuk mengungkap penyebab kematiannya.

“Kami masih menunggu hasil visum tim medis. Dari hasil visum itu, nanti akan kita analisa terkait penyebab kematian korban. Petugas juga sudah mengumpulkan barang bukti di TKP,” sebutnya.


Penulis : Dian Sastra
Editor    : Diko Eno
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini