|

Rusli Abdullah: Antisipasi Kepulangan Santri dari Jawa

Ketua DPC PDI Perjuangan, H Rusli Abdullah.
Mempawah (Suara Kalbar)- Ketua DPC PDI Perjuangan, H Rusli Abdullah, menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Mempawah mengantisipasi gelombang kepulangan santri dan santriwati yang menimba ilmu dari pesantren zona merah Covid-19 (Pulau Jawa). Dikhawatirkan para santri menularkan virus Covid-19.

“Seperti biasanya, para santri dan santriwati yang menimba ilmu di Pulau Jawa akan pulang ke Mempawah sekitar April. Kepulangan mereka ini harus diantisipasi. Sebab, kita khawatir membawa virus Covid-19,” ungkap Rusli Abdullah, Senin (30/03/2020) di Mempawah.

Keresahan mantan Anggota DPRD Mempawah itu bukannya tanpa alasan. Mengingat, Pulau Jawa merupakan zona merah penularan Covid-19 di Indonesia. Kepulangan para santri dan santriwati sangat berpotensi terinfeksi dan menularkan kepada masyarakat di sekitarnya.

“Pemkab Mempawah harus bergerak cepat melakukan deteksi dini. Bila perlu, Pemkab Mempawah melakukan penyambutan di bandara dan pelabuhan laut. Agar, seluruh santri diperiksa kesehatannya sesuai SOP. Pastikan semua santri aman dari Covid-19 sebelum berkumpul bersama keluarga di Mempawah,” tegasnya.

Menurut Rusli, memperketat keluar masuk orang diwilayah Kabupaten Mempawah merupakan langkah penting dan strategis untuk menjaga daerah ini dari penularan Covid-19. Terutama kedatangan orang dari zona merah.

“PDI Perjuangan selalu mendukung langkah strategis Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk mengantisipasi penularan wabah virus Covid-19. Kita juga mengharapkan dukungan dan peran aktif masyarakat untuk melaporkan keberadaan orang dari luar daerah,” imbuh dia.


Penulis : Dian Sastra
Editor   : Diko Eno
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini