|

Perjuangan Pedagang Keliling di Tengah Wabah Covid-19

Soleh Widodo, salah seorang pedagang sandal jepit keliling di Kota Mempawah 
Mempawah (Suara Kalbar) - Wabah Covid-19 tak hanya mengancam kesehatan, melainkan juga perekonomian masyarakat. Para pelaku usaha kecil semakin kesulitan menjajakan barang dagangannya. Apalagi, sejumlah lokasi pasar terpaksa ditutup untuk menghindari kerumunan masyarakat.

Soleh Widodo (45), salah seorang pedagang sandal jepit keliling di Kota Mempawah mengaku belakangan ini mulai merasakan kesulitan menjual barang dagangannya. Dia pun harus bekerja keras agar mendapatkan pundi-pundi rupiah.

“Biasanya saja berjualan di lokasi-lokasi pasar. Namun, sudah beberapa hari ini dilarang oleh petugas. Alasannya untuk menghindari keramaian masyarakat. Sebab, keramaian bisa berpotensi menularkan Covid-19,” terang Soleh, Jumat (27/03/2020) saat menjajakan dagangan kelilingnya di wilayah Kecamatan Mempawah Hilir.

Soleh mengaku tak ada pilihan lain ditengah suituasi penyebaran Covid-19. Dirinya tetap harus berjuang untuk berjualan sandal jepit. Walau pun pemerintah telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah.

“Pada prinsipnya, saya patuh dengan imbauan pemerintah. Saya juga takut dengan maraknya penularan Covid-19. Namun, jika tidak bekerja maka saya tidak bisa menafkahi keluarga. Saya ini pekerja harian, pendapatan sehari hanya bisa untuk makan sehari,” lirihnya.

Kedepan, Soleh berencana akan mencoba berbagai cara untuk menjajakan barang dagangannya ditengah kepanikan masyarakat menghadapi Covid-19.

Salah satu cara yang dilakukannya dengan mempromosikan barang dagangan melalui media sosial. Dirinya pun mengaku siap mengantarkan orderan hingga ke rumah-rumah warga.

“Saya coba promosi melalui media sosial. Jika ada masyarakat yang ingin membeli sandal jepit silahkan menghubungi nomor HP 081350028332, sedangkan koleksi dagangan bisa dilihat FB Soleh Widodo,” ungkapnya.

Dirinya berharap pandemi Covid-19 segera berlalu. Agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal dan lancar. Sebab, kondisi seperti ini sangat menyulitkan dan mematikan perekonomian masyarakat termasuk pedagang kecil di Kabupaten Mempawah.

“Mudah-mudahan lingkungan masyarakat Kabupaten Mempawah tetap aman dari penyebaran Covid-19,” tukasnya.


Penulis  : Dian Sastra
Editor    : Dina Wardoyo

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini