SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Norsan Lega Penuhi Janji Sebelum Lengser

Norsan Lega Penuhi Janji Sebelum Lengser

Wakil Gubernur Kalbar, Drs H Ria Norsan.[Suarakalbar/Dian Sastra]

Mempawah (Suara Kalbar)- Wakil Gubernur Kalbar, Drs H Ria Norsan, berpesan agar seluruh Pengurus MABM Mempawah periode 2020-2025 dapat bekerja maksimal melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. Terutama, melestarikan dan memajukan adat budaya Melayu di Kabupaten Mempawah.

“Di era kepemimpinan saya dulu, MABM tidak ada kantor dan rumah budaya Melayu Mempawah. Namun, semua kegiatan dan kepengurusan tetap bisa berjalan dengan baik. Maka, kepengurusan yang baru harus lebih baik dengan segala fasilitas yang sudah ada,” pinta Norsan.

Mantan Ketua MABM Mempawah ini mengaku lega telah berhasil memenuhi janjinya sebelum lengser dari jabatannya sebagai Ketua MABM Mempawah. Yakni, merealisasikan pembangunan Rumah Budaya Melayu di Mempawah.

“Alhamdulillah, pembangunannya sudah rampung. Dan posisinya saya hadapkan dengan Masjid Agung Al-Falah, karena Melayu dan Islam itu tidak dapat dipisahkan,” tuturnya.

Mantan Bupati Mempawah 2 periode ini merencanakan lingkungan Rumah Budaya Melayu memiliki sekretariat dan kantor. Begitu pun di area Masjid Al-Falah akan difungsikan untuk sekretariat bagi Ormas-Ormas Islam di Kabupaten Mempawah.

“Supaya antara Ormas Islam dan Melayu bisa saling merangkul dan bekerjasama untuk membangun daerah dan membina umat,” harapnya.

Lebih jauh, Norsan sepakat agar MABM menjadi leading sektor bagi organisasi etnik lainnya di Kalbar umumnya dan Kabupaten Mempawah khususnya. MABM harus dituntut mampu menjadi teladan dan memberikan contoh bagi organisasi etnik lainnya.

“MABM harus tetap sopan, santun dan jangan arogan. Nenek moyang kita sudah mewariskan jiwa pemberani,” tegasnya.

Terakhir, Wagub minta kepada Bupati Mempawah agar segera menghibahkan bangunan Rumah Budaya Melayu kepada Pengurus MABM Mempawah. Agar, para pengurus dapat mengelola Rumah Budaya Melayu secara maksimal untuk berbagai kegiatan kemasyarakatan.

“Nantinya saya juga akan intruksikan kepada seluruh Bupati se-Kalbar agar menghibahkan Rumah Budaya Melayu di wilayahnya masing-masing. Agar, Pengurus MABM bisa lebih profesional dalam pengelolanya untuk kepentingan pengembangan adat budaya melayu di masa mendatang,” tukasnya.

Penulis : Dian Sastra

Editor    : Diko Eno

Komentar
Bagikan:

Iklan