|

Gedung Pelabuhan Sedau Akan Dijadikan Ruang Karantina dan Isolasi Covid-19

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie saat menunjukkan sket lokasi Gedung Pelabuhan Sedau yang akan dijadikan Ruang Karantina dan Isolasi Covid-19 saat Konferensi Pers di Kantor Wali Kota Singkawang, Jalan Firdaus, Kamis (26/3/2020)

Singkawang (Suara Kalbar)- Pemerintah Kota Singkawang menyiapkan gedung Pelabuhan Sedau, sebagai lokasi bangunan karantina dan isolasi penanggulangan Covid-19, apabila kebutuhan di RSUD dr Abdul Aziz Singkawang melebihi daya tampung.

“Kita sudah rapat bersama dengan pihak Rumah Sakit, Kadiskes, PUPR dan Dishub untuk membahas alternatif lokasi ruang isolasi Covid-19,” ujar Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, saat konferensi pers di Kantor Wali Kota Singkawang, Kamis (26/3/2020).

Berdasarkan hitungan Wali Kota Singkawang dan jajarannya, daya tampung di gedung Pelabuhan Sedau bisa mencapai sekitar ratusan bed atau tempat tidur, sedangkan untuk ruang isolasi mencapai sekitar 64 kamar.

“Sampai saat ini kita masih membahasnya, dan ini juga menyikapi satu pasien positif masyarakat Sambas yang dirujuk di RSUD dr Abdul Aziz Singkawang, sehabis pulang dari  tabliq akbar,” jelasnya.

Skenario alternatif penanggulangan Covid-19 ini, memang harus membuat Pemkot Singkawang dan instansi lainnya harus melakukan terobosan, pasalnya RSUD dr Abdul Aziz Singkawang, merupakan rumah sakit rujukan untuk penanganan pasien yang susfect maupun positif Covid-19.

Tjhai Cui Mie mengatakan berdasarkan hasil evaluasi Satgas Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Kota Singkawang, masih banyak ditemukan masyarakat yang masih nongkrong dan imbauan yang diberikan belum ditaati.

“Untuk itu kita tetap akan tingkatkan lagi razia termasuk penyemprotan sampai tiga bulan kedepan,” tegasnya.

Permasalahan yang dihadapi saat ini, kata Tjhai Chui Mie, memang keterbatasan Alat Pelindung Diri ( APD) bagi tenaga medis, juga kesulitan mendapatkan hand sanitizer dan alkohol.
Meskipun masih dalam keterbatasan, dia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan bantuan berupa masker dan  rapid test serta tangki untuk mencuci tangan di fasilitas umum.

Bantuan seperti masker dan rapid test, akan diserahkan Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie kepada Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Singkawang, yang nanti akan diteruskan lagi ke RSUD dr Abdul Aziz, Puskesmas dan Klinik.

Penulis : Tim Liputan
Editor  :  Hendra

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini