|

Buaya Perempuan Ditangkap Warga di Mempawah, Ini Penampakannya

Petugas Polisi dan warga saat mengamankan Buaya di Desa Sungai Purun,Mempawah.[Suarakalbar/Dian Sastra]
Mempawah (Suara Kalbar)- Warga Sungai Purun, Kecamatan Sungai Pinyuh, Minggu (29/03/2020) pagi dihebohkan dengan penangkapan seekor buaya perempuan dengan bobot 50 kg dan panjang 2 meter.

Kini, binatang reptil itu telah ditangani ke Polsek Sungai Pinyuh untuk diserahkan ke Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, membenarkan kejadian itu. Kapolres menerangkan, warga melaporkan penangkapan seekor buaya kepada petugas Bhabinkamtibmas Desa Sungai Purun, Bripka Riska Kurniawan.

Menindaklanjuti laporan itu, petugas Bhabinkamtibmas berkoordinasi dengan Ka SPK III Polsek Sungai Pinyuh, Aiptu Joko Santoso. Keduanya pun langsung menuju ke TKP untuk mengecek informasi tersebut.

Dari pengecekan itu, polisi pun memastikan informasi penangkapan seekor buaya rawa berjenis kelamin perempuan yang memiliki bobot 50 kg dan panjang 2 meter. Buaya ini ditangkap oleh warga bernama Heri (35) dan rekannya Nanda (30). Keduanya merupakan warga Dusun Nikmat, Desa Sungai Purun Kecil.

Menurut keterangan warga, buaya muara tersebut ditemukan di areal eks tambak PT Bumi Raya yang berada di Dusun Nikmat, Desa Sungai Purun Kecil. Warga melihat buaya ini sedang naik di daratan di areal eks Tambak PT Bumi Raya.

Khawatir keberadaan buaya ini mengancam keselamatan, sejumlah warga berusaha menangkapnya agar dapat diamankan dari lingkungan setempat.

“Setelah ditangkap, buaya ini diserahkan warga kepada petugas di lapangan. Kemudian, petugas kami sudah berkoordinasi dengan pihak BKSDA untuk penanganan lebih lanjut. Kita belum tahu, apakah buaya ini hewan peliharaan warga yang lepas ke alam bebas atau memang buaya liar di sekitar rawa setempat,” katanya.

Karena itu, Kapolres mengimbau masyarakat di sekitar penemuan buaya agar meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian. Bukan tidak mungkin masih ada buaya lainnya yang berkeliaran di lokasi tersebut.

“Masyarakat harus berhati-hati dan waspada. Terutama anak-anak agar tidak bermain di sekitaran rawa atau eks tambak PT Bumi Raya. Kita khawatir ada buaya lain dan dapat memangsa manusia,”tutup Kapolres.


Penulis : Dian Sastra
Editor    : Diko Eno
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini