|

Anggota DPRD Mempawah Sarankan Batasi Operasional Pabrik

Anggota DPRD Mempawah, Febriadi
Mempawah (Suara Kalbar) - Anggota DPRD Mempawah, Febriadi, ST, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam upaya mengantisipasi penularan wabah Covid-19.

Salah satunya dengan membatasi operasional perdagangan. Namun, dia menyarankan agar kebijakan serupa diterapkan di lingkungan pabrik.

“Pemerintah daerah harus tegas dan memaksimakan upaya sosialisasi kepada masyarakat tentang virus Covid-19. Karena di lapangan masih banyak masyarakat yang beraktivitas,” ungkap Febriadi, Jumat (27/03/3030) di Mempawah.

Politisi Partai Nasdem itu menilai, harus ada langkah konkrit untuk membatasi aktivitas masyarakat di luar rumah. Namun, pembatasan ini harus dilakukan di seluruh sektor tanpa pengecualian. Dengan demikian, kebijakan yang dilaksanakan berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Misalnya operasional pabrik harus dibatasi. Sampai sekarang pabrik-pabrik masih beroperasional dengan normal dengan melibatkan ratusan karyawan. Harusnya pabrik mengurangi aktivitas dengan membuat regulasi sif kerja atau lainnya,” saran dia.

Menurut Febriadi, pengurangan operasional pabrik bukan berarti menghentikan secara total atau lockdown lingkungan perusahaan. Melainkan perlunya pengaturan jam operasional untuk mengantisipasi aktivitas karyawan secara massal dalam jumlah banyak.

“Pemerintah ingin menerapkan sosial distancing, maka kebijakan ini harus diterapkan di seluruh lini. Jika di lapangan, kita bisa melihat dan mengawasi langsung aktivitas masyarakat. Namun di lingkungan pabrik cukup sulit untuk dikontrol dan diawasi,” tegasnya.


Penulis  : Dian Sastra
Editor    : Dina Wardoyo

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini