|

SUTT 150 kV Ketapang-Sukadana dan Gardu Induk (GI) Sukses Dialiri

Petugas PLN 
Ketapang (Suara Kalbar) – Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Ketapang -Sukadana dan Gardu Induk (GI) terkait berhasil energize atau sukses dialiri daya listrik (11/2/2020).

Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan persiapan sebelum dapat dioperasikan secara penuh dan ditinjau langsung oleh General Manager PLN UIP Kalbagbar, Rachmad Lubis. Transmisi dan GI pertama di Sistem Kelistrikan Sukadana Ketapang ini merupakan sebagian dari proyek strategis nasional dari pemerintah di Kalbar.

Di sela kunjungannya, Lubis menyatakan bahwa nantinya dengan beroperasinya GI berkapasitas 60 MVA di Ketapang dan 30 MVA di Sukadana ini dapat meningkatkan keandalan penyaluran listrik untuk masyarakat melalui SUTT 150 kV yang membentang sepanjang 73,51 kilometer ini.

“PLN terus memperkuat sistem kelistrikan di bagian selatan Kalbar. Keberadaan GI Ketapang dan Sukadana ini akan turut memperkuat Sistem Kelistrikan Sukadana Ketapang, ditambah keandalan pasokan listrik yang akan disalurkan melalui 231 tower SUTT,” ujarnya. 

Ia juga mengungkapkan bahwa pasokan listrik yang andal dan percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan diharapkan dapat ikut mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan iklim investasi yang lebih baik.

“GI dan SUTT 150 kV ini kami targetkan dapat beroperasi secara penuh di bulan April 2020. Kami berharap nantinya kualitas listrik yang diterima oleh masyarakat di sekitar Ketapang dan Kayong Utara menjadi lebih baik,” tambahnya.

Dengan beroperasinya trafo dari kedua GI yang berkapasitas total 90 MVA ini dapat mengalirkan listrik untuk 69.230 pelanggan dengan daya 1300 VA. Hal ini tentunya dapat meningkatkan kestabilan listrik serta mendukung berbagai aktivitas keseharian masyarakat diberbagai bidang.

Keberhasilan pembangunan jaringan transmisi yang membentang di 2 kabupaten, 4 kecamatan dan 14 desa tidak terlepas dari dukungan stakeholder antara lain TP4D Kejaksaan Tinggi Kalbar, Pemda Setempat, tokoh adat dan juga masyarakat disekitar proyek.

Serta nantinya, Sistem Kelistrikan Sukadana Ketapang yang saat ini masih belum terhubung dengan pembangkit lainnya atau isolated akan dapat terhubung dengan Sistem Kelistrikan Khatulistiwa pada awal tahun 2022.


Penulis  : Tim Liputan
Editor    : Dina Wardoyo

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini