Polres Sekadau Musnahkan Sabu 2,62 Gram

Editor : Redaksi II
Pemusnahan Barang Bukti sabu 2,62 gram oleh di Halaman Polres Sekadau (12/2/2019).[suarakalbar/Tambong]
Sekadau (Suara Kalbar) - Polisi Resort Sekadau memusnahkan barang bukti Narkotika jenis sabu seberat 2,62 Gram hasil penangkapan tersangka A di Sekadau. Kegiatan pemusnahan ini dilakukan di halaman Polres Sekadau Rabu, (12/02/2020) pagi.

Pemusnahan ini disaksikan langsung oleh tersangka A, Kapolres Sekadau yang diwakili Kasubag Humas AKP, Khairul Sholeh, Kasatresnarkoba diwakili Ipda Balkis, Kajari Sekadau diwakili Kasi Pidum Andi Salim, Kepala Puskemas Selalong Kecamatan Sekadau Hilir Subagyo.

Kabag Humas Polres Sekadau, AKP Khoirul Saleh mengatakan Pemusnahan barang bukti dilakukan dengan cara barang bukti dilarutkan dalam air yang dicampurkan dengan deterjen cair dan dibuang ke dalam tanah.

"Kami berterimakasih kepada masyarakat, berkat sinergi yang baik kita bisa melakukan penangkapan," ujar AKP. Khoirul kepada suarakalbar.co.id.

Penangkapan saudara A ada dilakukan pada tanggal 21 Januari 2020 yang lalu di Sekadau yang diduga mendapatkan pasokan barang haram sebanyak 2,62 gram tersebut dari Pontianak.

Ia menjelaskan sesuai dengan UU No 2 Tahun 2002 pasal 14 bahwa masyarakat adalah mitra Polisi dan terbukti dengan adanya penangkapan ini berkat kepedulian masyarakat terhadap diri sendiri serta lingkungannya.

Tersangka dijerat dengan UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Adapun barang bukti berjenis metamfetamin atau dikenal di Indonesia Sabu-sabu.

"untuk barang bukti sebagian dimusnahkan dan sebagianya sebagai barang bukti dipengadilan nanti," ujarnya.

Dengan ada penangkapan ini AKP Khorul menghimbau kepada masyarakat jika mendapatkan informasi baik pemakai maupun pengedar barang haram seperti Narkotika agar cepat dilaporkan kepada pihak Kepolisian.

Tersangka berinisial A yang berasal dari Sungai Ayak Kecamatan Belitang Hilir mengatakan bahwa ia menggunakan sabu untuk meningkatkan kebugaran tubuh agar tidak mudah lelah.

Tersangka A yang sehari-hari bekerja sebagai tukang sayur di Sungai Ayak ini mengaku mendapatkan sabu-sabu dari salah satu temannya di Pontianak.

"Sabu saya dapat dari teman di Beting Pontianak, udah makai kurang lebih 2 bulan ini," tuturnya.

Penulis : Tambong Sudiyono
Editor  : Diko Eno
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini