|

Polisi Ungkap Lucinta Luna Resmi Ganti Kelamin Secara Hukum

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (tengah) didampingi Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru (kiri) beserta jajaran memberikan keterangan pers saat pengungkapan perkara jenis narkotika dan psikotropika di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (12/2). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Jakarta (Suara Kalbar) - Polres Metro Jakarta Barat telah menerima salinan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ihwal perubahan jenis kelamin Lucinta Luna.

Surat tersebut bakal dijadikan dasar polisi untuk menentuan di sel mana Lucinta Luna akan ditahan selama jalani proses hukum terkait kasus narkoba yang menjeratnya.

Dari surat yang diterima polisi, salinan putusan tersebut menyatakan menerima permohonan Lucinta Luna terkait gender. Kini, status Luna adalah seorang perempuan.

"Polres metro Jakbar, semalam sudah kami terima putusan dari pengadilan negeri Jakarta Selatan, tertanggal Desember 2019, intinya di sini menerima permohonan dari pemohon dalam hal gender, sekarang statusnya yang bersangkutan adalah seorang perempuan, secara hukum sah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Polres Jakarta Barat, Kamis (13/2/2020).

Saat mengajukan permohonan tersebut Lucinta Luna masih bernama MF atau Muhammad Fatah. Kemudian namanya diubah menjadi Ayluna Putri.

Dengan demikian, polisi nantinya akan memasukkan Lucinta Luna ke sel perempuan.

"Walaupun sekarang masih di sel khusus di Polda Metro Jaya," ujar Yusri.

Lucinta Luna ditetapkan sebagai tersangka setelah ditangkap di apartemen Thamrin City pada Senin (11/2/2020) pagi. Dalam penggeledahan polisi menemukan ekstasi dan dua jenis obat penenang.

Namun, polisi sempat bingung di mana Lucinta Luna akan ditahan. Sebab, dalam KTP, Lucinta Luna tertulis sebagai perempuan, sementara paspor sebaliknya.

Perkembangan kasus

Polisi telah memeriksa sampel rambut Lucinta Luna untuk mencari tahu apakah dia juga memakai ekstasi atau tidak. Sebab, Luna tak mengakui soal kepemilikan ekstasi yang ditemukan di tong sampah apartemennya.

"Kemarin sudah kita lakukan cek rambut di Lido, ambil sampel rambut, tetapi harus menunggu 3 -4 hari untuk hasil dari lab," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polres Jakarta Barat, Kamis (13/2/2020).

Dari pemeriksaan rambut, polisi bisa tahu apakah di tubuh Lucinta Luna mengandung zat amfetamin atau tidak. Amfetamin adalah zat yang ada di dalam pil ekstasi.

"Kemarin kan benzo, kita pengen tahu apakah ada juga amfetamin, kemudian sudah berapa LL ini gunakan benzo tersebut dan amfetamin yang ada," ujar Yusri.


Sumber : Suara.com
Editor     : Diko Eno
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini