Tim SAR Tutup Pencarian Tenggelamnya Riska Nisa Bocah Delapan Tahun

Hendra YS

Petugas SAR dan warga serta pihak TNI Polri dan instansi lainnya melakukan pencarian Riska Nisa, bocah perempuan berusia delapan tahun yang tenggelam di sekitar perairan Pelabuhan Teluk Batang, Kayong Utara pada Rabu (5/2/2020) hingga Selasa (11/2/2020)

Kayong Utara
(Suara Kalbar)-  Riska Nisa, bocah perempuan berusia delapan tahun, yang tercebur di sekitar Perairan Pelabuhan Teluk Batang, Kayong Utara pada Rabu (5/2/2020) malam sekitar pukul 21.30 WIB hingga Selasa (11/2/2020) belum juga ditemukan.

Pihak Petugas Kantor SAR bersama warga tetap melakukan pencarian dengan metode menyisir permukaan sungai sejauh 3,5 Nautical Mile kearah Hulu dan Hilir dari lokasi kejadian, namun tim SAR gabungan masih belum menemukan keberadaan Riskia Nisa(8).

“Tim SAR gabungan telah berupaya mencari keberadaan korban, dengan upaya menyisir permukaan sungai di lokasi kejadian. Namun tim SAR yang menyisir permukaan sungai tidak menemukan keberadaan korban Riska Nisa,” Kasi Operasi Kantor SAR Pontianak Eryk Subariyanto.

Dia menjelaskan, tim rescue pos SAR Ketapang terdiri dari 4 orang personel dan dibantu dengan potensi SAR lainnya.

Selain Basarnas, unsur yang terlibat dalam pencarian diantaranya Polsek Teluk Batang, Koramil 1203-15 Ketapang, Polisi  Perairan Teluk Batang, Petugas Kesehatan Puskesmas Teluk Batang, Polsek Pulau Maya, BPBD Kayong Utara, Dinas Perhubungan Kayong Utara, KPLP Kayong Utara, staf Desa Teluk Batang, dan warga setempat serta para keluarga korban.

Eryk menambahkan, peralatan  yang digunakan adalah 1 unit Rubber Boat dan Rescue Car D-Max milik Pos SAR Ketapang, satu unit Speed Boat milik Pol Air Teluk Batang, satu unit Long Boat 400 PK milik BPBD dan KPLP Kayong Utara, dan satu unit Long Boat 200 PK milik Dinas Perhubungan Kayong Utara serta 3 unit perahu motor milik warga setempat.

Eryk Subariyanto mengatakan dikarenakan pencarian telah memasuki hari ketujuh, namun korban masih belum ditemukan, akhirnya tim SAR menutup operasi pencarian  Riskia (8) yang tenggelam di perairan Teluk Batang, dan pencarian dapat dilakukan kembali, apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Karena tidak menemukan korban di hari ketujuh ini, operasi ini Kami tutup, dan potensi SAR yang ada dikembalikan kesatuannya masing-masing,” katanya.

Penulis : Wiwin
Editor   : Hendra

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini