Pencairan Dana Desa, Muda Mahendrawan: Tidak Ada Istilah SILPA

Editor : Diko Eno
Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan.
Kubu Raya (Suara Kalbar) – Kubu Raya menjadi kabupaten pertama di Kalbar menerima dana desa tahap pertama tahun anggaran 2020. Pencairan itu bedasarkan pengajuan yang dilakukan pemerintah kabupaten kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) dengan melengkapi seluruh persyaratan yang ada.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan berharap percepatan tersebut dapat terus dipertahankan.

“Kenapa kita harus cepat? Karena kita harus melihat bahwasanya pemerintah pusat pun sudah semakin memperketat. Sekarang tidak ada istilah SILPA atau sisa lebih pembiayaan anggaran. Kalau ada SILPA disuruh kembalikan. Makanya harus cepat,” katanya seusai membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan Kubu di Aula Kantor Camat Kubu, Selasa (11/2).

Muda meminta desa untuk fokus. Dia mengingatkan desa agar semua laporan penggunaan pencairan tahap pertama dan seterusnya dapat dilakukan secara cepat. Sehingga upaya pembangunan bisa dimaksimalkan.

“Nah, kalau kita ‘mengeroyoknya’ sama-sama, tentu kita bisa percepat mengatasi masalah-masalah yang ada di desa, baik masalah kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan sebagainya,” ujarnya.

Penulis : Tim Liputan
Editor  : Diko Eno
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini