|

Musrenbang di Kembayan, Kawal Usulan Prioritas

Musrenbang di Kembayan.
Sanggau (Suara Kalbar) - Dengan Tema Peningkatan Pelayanan Publik Pada Aspek Kesejahteraan Rakyat Melalui Pemerataan Ekonomi Pertumbuhan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) dan Kesejahteraan Sosial Berlandaskan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Kembayan Tahun 2021 digelar, Selasa (11/2/2020).

Pada Musrenbang ini, Camat Kembayan Drs. Inosensius Nono dalam pengantarnya menyampaikan, tahapan mulai dari Musdus, Musrenbangdes sudah dilakukan sehingga Musrenbang Kecamatan Kembayan Tahun 2021 ini dilaksanakan sebagai bagian daru tahapan untuk mencapai kesepakatan terhadap program kegiatan prioritas dan konsisten sebagai solusi pemecahan masalah perencanaan pembangunan di daerah, sinkronisasi pendekatan perencanaan dari tingkat dusun, desa, kecamatan kabupaten, provinsi regional hingga tingkat nasional.

Di kesempatan tersebut juga Inosensius Nono juga melaporkan adanya Program Kampung KB di Desa Tanap.

"Program Kampung KB di Desa Tanap harus ada outcome yang kita dapat dan kita dorong untuk ODF (Open Defecation Free), sebagaimana yang sudah kita lakukan di Desa Tunggal Bhakti, Desa Tanjung Merpati, dan Desa Sebongkuh," paparnya.

Bertempat di GPU "Benua Sompe" Kantor Camat Kembayan, Musrenbang yang dihadiri Anggota DPRD Dapil 4 Sanggau, Kepala OPD, Forkompimcam Kembayan, Dinas/Instasi di Kecamatan Kembayan, Ketua DAD Kecamatan Kembayan, TP. PKK, Para Kades Se Kecamatan Kembayan, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Perempuan, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Ignatius Irianto, mewakili Bupati Sanggau membacakan sambutan dan sekaligus membuka Musrenbang Kecamatan Kembayan Tahun 2021.

Dalam sambutan Bupati tersebut mengajak, agar dengan Musrenbang, perencanaan Pembangunan Daerah harus efektif akuntabel transparan, terutama untuk menyatukan sudut pandang, menyusun skla prioritas, dan menyempurnakan tujuan arah pembangunan.

"Usulan yang ada, haruslah para kades sudah mengakomodir kebutuhan dengan skala prioritas menyentuh hajat hidup orang banyak," harapnya.

Di kesempatan tersebut juga Bambang Joko Winayu Anggota DPRD Sanggau menegaskan, ada 9 (sembilan) anggota DPRD Sanggau wilayah Dapil 4, diharapkan para kades dan ada beberapa calon kepala desa hendaknya membangun komunikasi dengan para pihak, misalnya dengan anggota DPR dan terus mengawal usulan tersebut hingga pembangunannya bisa segera terealisasi.

"Para kades lakukan pendekatan, bukan hanya membuat atau menyampaikan usulan saja, namun kawal usulan tersebut serta bina komunikasi, jangan hanya kepada dua anggota DPRD yang kebetulan berdomisili di Kembayan saja, namun anggota DPRD yang lain juga, karena di Dapil 4 ini ada 9 orang secara politis juga punya andil dalam memperjuangkan usulan tersebut sampai bisa terealisasi," pintanya.

Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Hukum dan HAM Setda Sanggau, Yakobus dalam kesempatan Musrenbang ini menyampaikan, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) disusun dan diselaraskan dengan pendekatan politik, partisipatif, top down dan bottom up.

"Selanjutnya, RKPD dijadikan pedoman dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), karena itu hendaknya para pihak dalam hal ini bisa menjalin komunikasi dan koordinasi sehingga rencana pembangunan sesuai dengan prioritas yang menjadi kebutuhan masyarakat," pungkasnya.


Penulis: Niko
Editor   : Hendra
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini