|

Empat Mahasiswa Kalbar yang di Karantina di Natuna Dinyatakan Bebas Corona

Kadinkes Kalbar Horisson
Pontianak (Suara Kalbar) - Sebanyak empat orang mahasiswa Tiongkok asal Kalimantan Barat merupakan bagian dari ratusan orang asal WNI dikarantina selama 14 hari di Pulau Natuna yang dikembalikan oleh negara Tiongkok kepada Pemerintah Indonesia.

Keempat mahasiswa asal Kalbar tersebut merupakan warga Kalbar yang berkelamin laki-laki dua orang dan perempuan dua orang dan melakukan studi di Provinsi Hubei bagian dari Kota Wuhan tempat dimana virus Corona pertama kali ditemukan.

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson mengatakan keempat mahasiswa tersebut sedang melakukan proses karantina dimana mereka diminta oleh Pemerintah Indonesia untuk kembali ketanah air akibat virus nCov yang mematikan tersebut.
"Mereka ini masyarakat kita yang sedang sekolah di Universitas di Tiongkok. Mereka telah dinyatakan tidak terserang penyakit corona oleh Pemerintah Tiongkok, lalu diperiksa lagi oleh Pemerintah Indonesia di Tiongkok sebelum dibawa pulang ke Indonesia dan dinyatakan sehat," ungkapnya kepada suarakalbar.co.id Jumat (14/2/2020).

Menurutnya karantina yang dilakukan ratusan WNI dari Tiongkok tersebut merupakan bentuk kehati-hatian Pemerintah Indonesia sehingga melakukan observasi ulang di Natuna selama 14 hari. "Setiap hari mereka dilakukan pemeriksaan kesehatan dan sampai saat ini mereka semua tetap sehat," jelasnya.

Usai dikarantina mantan Kadinkes Kabupaten Kapuas Hulu ini menambahkan besok keempatnya akan dikembalikan kekeluarga masing-masing jika hasil pemeriksaan tetap dinyatakan sehat.
"Apabila mereka tetap sehat maka mereka akan dipulangkan dari Natuna ke Jakarta, untuk selanjutnya boleh pulang ke rumah masing-masing," tuturnya.

Iapun mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak memberikan respon berlebihan karena keempat warga asal Kalbar tersebut telah dinyatakan negatif Corona.
"Masyarakat diharapkan tetap tenang dan menerima saudara kita ini, karena mereka adalah sudara kita yang sudah dinyatakan tidak terserang corona oleh Pemerintah Tiongkok maupun oleh Pemerintah Indonesia melalui prosedur karantina yang ketat. Dan mereka telah dijamin oleh pemerintah bahwa mereka orang-orang yang sehat," pungkasnya.


Penulis  : Dina Wardoyo
Editor    : Diko Eno

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini