|

DPRD Sekadau Tinjau Pembangunan Gardu Induk PLN Sekadau


Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau melakukan kunjungan kerja untuk memastikan progres pembagunan fisik dan fasilitas Gardu Induk PLN di Jalan Raya Sintang-Sekadau  KM 04, Selasa (11/2/2020)

Sekadau (Suara Kalbar) - Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau melakukan kunjungan kerja untuk memastikan progres pembangunan fisik dan fasilitas GI yang dilakukan PLN ke lokasi pembangunan Gardu Induk (GI) PLN di Jalan Raya Sintang- Sekadau KM 04, Selasa (11/2/2020).

“Setelah mendapatkan informasi dari pihak PLN bahwa pembangunan GI sudah mencapai 86 persen, artinya ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Sekadau bahwa tidak lama lagi masalah seringnya pemadaman listrik bisa segera teratasi,” ujar ketua Komisi DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan.

Ia juga meminta kepada masyarakat ketika pihak PLN melakukan pemasangan tali dengan cara menebang pohon disekitar jalur pemasangan aliran listrik agar tidak mempersulit pihak PLN.

"Jangan sampai gara-gara satu atau dua pohon tanam tumbuh yang dipangkas maupun ditebang oleh petugas PLN menjadi kendala, karna ini untuk kepentingan masyarakat banyak," kata Ketua Fraksi Partai Gerindra ini.

Kedepan jika daya sudah bertambah dengan beroperasinya GI di Sekadau, kata Yodi Setiawan, pihaknya juga meminta kepada Pemerintah Daerah melalui Pemerintah Desa agar memfasilitasi masyarakat, untuk mengajukan proposal pemasangan aliran listrik baru terutama di wilayah yang belum teraliri listrik.

Anggota Komisi II DPRD Sekadau dari  Fraksi Partai Hanura, Liri Muri mengatakan semoga pembangunan GI menjawab keluhan masyarakat kabupaten Sekadau.

“Kita pinta progres pembangunan GI ini supaya ini disampaikan kepada masyarakat dan mudah-mudahan kebutuhan listrik di Sekadau tercukupi bahkan bisa menyuplai daerah lain,” katanya.

Lili Muri berharap, GI nantinya dapat memberikan solusi bagi daerah-daerah yang belum maksimal teraliri listrik.

"Contohnya masyarakat Belitang Hulu sangat mendambakan listrik bisa nyala maksimal disana, untuk itu kita berharap pembangunan segera selesai dengan baik dan hasilnya juga maksimal diberikan kepada masyarakat," ujarnya.

Anggota Komisi II lainnya, Bambang Setiawan  mengatakan setelah melihat langsung pembangunan yang ada dan mendengarkan penjelasan pihak PLN, dia mengapresiasi pihak PLN yang sudah melaksanakan pembangunan sesuai jadwal yang ada.

"Kita apresiasi pihak PLN yang sudah on progres. Mudah-mudahan tidak ada kendala agar cepat diselesaikan, karena masyarakat sudah lama menunggu dan merindukan stabilnya pelayanan yang diberikan PLN," katanya.

Manager Bagian Teknik UPP Sintang 2, Ivan Darma mengatakan saat ini progres pembangunan instalasi maupun infrastruktur GI sudah mencapai 86 persen.

“Nantinya GI memiliki kapasitas daya mencapai 30 MVA dan jika digunakan 100 persen daya tersebut lebih dari cukup untuk kebutuhan di wilayah Kabupaten Sekadau,” jelasnya.

Ia mengatakan untuk finalisasi kita belum dapat memastikan, namun fasilitas lainnya tinggal menunggu penyelesain sembari menunggu transmisi dari Tayan ke Sanggau hingga sampai ke Sekadau.

Ivan Darman menjelaskan untuk kebutuhan listrik Sekadau saat ini jika dipakai 100 persen bisa mencapai 30 Megawatt,  artinya dengan kebutuhan saat ini jika hanya dipakai 90 persen saja, maka akan surflus 3 kali lipat daya dan untuk daerah Sekadau akan bisa terpenuhi semua.

Bahwa GI di Sekadau juga merupakan Gardu hubung juga, kata Ivan Darma yang artinya GI juga  bisa menerima daya dari Sanggau dan juga bisa meneruskan ke Sintang serta sekaligus menjadi suplai untuk daerah Sekadau.

"Semoga kita dapat menyelesaikan tepat waktu, yang lain-lain hanya masalah teknis saja. Target kita di Triwulan ketiga atau sekitar bulan September," katanya.

Anggota komisi II yang hadir dalam kunker Ketua Komisi II DPRD Sekadau Yodi Setiawan dengan anggota yang turut hadir yaitu Liri Muri, Bambang Setiawan, Mateus Chandra Dawi dan Moloi.



Penulis : Tambong Sudiyono
Editor   : Hendra

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini