DAD Melawi Akan Gelar Musdad ke III, Sudarmono :Saya Siap Calon Kembali

Editor : Diko Eno
Sudarmono Otong.
Melawi (Suara Kalbar)- Kepengurusan Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Melawi periode 2015-2020 segera berakhir pada 7 Juli mendatang. Untuk itu, Musyawarah Adat Dayak (Musdad) ke III perlu segera digelar untuk kepengurusan yang baru periode 2020-2025.

"Pada bulan Februari ini kita akan membentuk Panitia MUSDAD (Musyawarah Adat Dayak ) III," ungkap Ketua DAD Kabupaten Melawi, Sudarmono Otong ketika dikonfirmasi Suarakalbar.co.id, Rabu (12/2/2020).

Selain membentuk panitai Panitia Musdad, lanjut Sudarmono, pihaknya juga  sekaligus akan membentuk panitia  (Konferensi Daerah Pemuda Dayak (Kopda) ) II Kabupaten Melawi. 

"Dengan berakhirnya masa jabatan sebagai Ketua DAD , tentu saya sudah siap menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban selama lima tahun memimpin organisasi ini," ujarnya.

Mulai dari penanganan kasus sosial masyarakat sampai dengan kasus masyarakat dengan perkebunan kelapa sawit. Ketika ditanya, apakah dirinya akan mencalonkan kembali pada Musdad ke III tersebut?

Dengan tegas, Sudarmono mengaku siap untuk maju kembali dalam bursa pencalonan Ketua DAD periode 2020-2025. Ia membeberkan sejumlah pencapaian yang dilakukannya selama lima tahun memimpin DAD Kabupaten Melawi.

"Ada proges yang signifikan pertama. DAD Kabupaten Melawi sudah memiliki Kantor bersertifikat milik DAD lengkap dengan akta Jual beli. Serta DAD Melawi memiliki mobil operasional sementara status pinjam pakai dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Melawi," bebernya.

Tak hanya itu saja, Sudarmono mengaku di masa kepemimpinannya Melawi selalu Kondusif. Serta ikut dalam memberikan saran dan masukan kepada pemerintah.

"DAD Kabupaten Melawi pernah membantu memberikan saran dan masukan kepada eksekutif dan legislatif tentang kisruh APBD Kabupaten Melawi tahun 2017-2018," ucapnya.

DAD Kabupaten Melawi juga telah meyelesaikan  sengketa lahan antara masyarakat adat dengan Pihak Perkebunan Kelapa Sawit. Hal itu dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab DAD sebagai wadah masyarakat adat.

"Komunikasi  DAD selama ini dengan pihak penegak hukum ( Kepolisian ) sangat baik terlebih dengan Pemerintah Kabupaten Melawi," timpalnya.

Terkait persyaratan pencalonan,  Menurutnya syarat menjadi ketua DAD telah di atur jelas dalam AD/ ART Dewan Adat Dayak Kalimantan Barat dengan mengisi Form yang sudah ada.

"Formnya persyaratan pencaloanan ketua DAD sudah ada. Silahkan ke panitia Musdad, jika ada yang ingin ditanyakan secara jelas," pungkasnya.

Penulis : Dea Kusumah Wardhana
Editor  : Diko Eno
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini