|

Coret-coret di Lingkungan Kampus UGM, Tiga Pelajar Dihukum Menyapu

Remaja dihukum menyapu di UGM. Foto :Istimewa/Dok. Humas UGM
Jakarta (Suara Kalbar)- Universitas Gadjah Mada (UGM) memberikan hukuman unik kepada tiga orang pelajar yang kedapatan melakukan aksi vandalisme di lingkungan kampus UGM. Tiga pelajar ini tertangkap tangan mencoret-coret tembok Wisdom Park UGM pada Sabtu, 8 Februari 2020 lalu.

Kepala Bagian Protokol dan Humas UGM, Iva Ariani, menjelaskan ketiga pelajar tersebut ditangkap oleh petugas Pusat Keamanan Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (PK4L) UGM ketika sedang melakukan aksi vandalisme.

"Ketiga pelajar melakukan aksi vandalisme di tembok Wisdom Park UGM. Karena perbuatannya mereka dihukum untuk mengecat ulang tembok yang dicorat-coret," ujar Iva, Kamis, 13 Februari 2020.

Selain menghapus coretan, ketiganya juga dihukum untuk menyapu kawasan UGM selama satu minggu. Hukuman yang diberikan UGM pada ketiga pelajar itu mendapat persetujuan dari orang tua mereka.

Bahkan, kata Iva, orang tua ketiganya bersyukur karena anaknya bisa belajar menyapu. Sebab berdasarkan pengakuan orang tua, ketiga pelajar itu tak pernah menyapu di rumah.

"Orang tuanya (remaja tersebut) malah bersyukur. Karena biasanya ketiga anak itu enggak mau menyapu, apalagi belajar di rumah," tutur Iva.

Selain menyapu, lanjut Iva, ketiga pelajar itu juga diminta apel ke pos PK4L bersama orang tuanya. Di pos tersebut, para orang tua diminta untuk belajar bersama anaknya mata pelajaran di sekolah.

Iva memaparkan, usai menjalani hukuman, ketiga pelajar tersebut justru termotivasi ingin berkuliah ke UGM. Selain itu ketiga pelajar itu mengaku jera dan tak akan melakukan perbuatan serupa.

"Setelah seminggu nyapu-nyapu di UGM si anak jadi terlecut bercita-cita kuliah di UGM," ucap Iva.


Sumber : VIVAnews.com
Editor : Diko Eno

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini