|

Sispala Sekadau Aksi Galang Dana Peduli Banjir Lebak Banten

Organisasi Sispala saat aksi galang dana
Sekadau (Suara Kalbar) - Organisasi Siswa Pecinta Alam (SISPALA) Sekadau menggelar aksi penggalangan dana untuk korban banjir bandang dan tanah longsor Lebak Banten, Sabtu (11/1/2020).

Aksi ini digelar di 3 titik yaitu simpang Taman Segitiga, Bundaran PKK Sekadau dan simpang pasar baru arah jalan Sintang. Adapun organisasi yang terlibat yaitu Sispala Rempa SMANSA Sekadau, PMR SMANSA Sekadau dan Komunitas Pencinta Alama (KPA) Se Kabupaten Sekadau.

Koordinator aksi, Fajar Lintang Putra mengatakan kegiatan ini dalam rangka untuk membantu korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Lebak Banten Provinsi Banten.

Pada aksi yang dilaksanakan dari pukul 13.00 hingga pukul 15.00 sore tadi terkumpul dana sebesar Rp. 3.043.100. Selain dana, para relawan juga menerima bantuan berupa pakaian, sembako dan obat-obatan.

"Kegiatan ini dalam rangka membantu korban di Lebak Banten, kita kerjasama dengan salah satu LSM di Pontianak. Kita juga menerima bantuan seperti pakaian layak pakai, hingga malam hari ini sudah terkumpul 1 kardus pakaian layak pakai," ujarnya.

Selanjutnya ia mengatakan dana yang telah terkumpul ini akan dikirim ke Rekening Bank BCA 5165107184 atas nama Diah Putri Ayu Lestari. Nomor rekening tersebut diatas merupakan anggota dari relawan yang berasal dari lembaga Linkaran Advokasi dan Riset Borneo (Lin-AR Borneo), sebuah LSM yang bergerak dibidang advokasi dan riset. Selanjutnya mereka yang akan mentrasfer dana bantuan tersebut kepada para korban banjir di Lebak Banten.

Sebaran posko bantuan yang disediakan di Pontianak yaitu di Jln. Tanjung Raya 2 komplek Mutiara Saigon No A.25, Jln. HM. Suwignyo Gg. Margodadirejo 1 No. 21 Pontianak Kota, Jln. Parit Sriwijaya Desa Sungai Enau, sedangkan untuk posko Sekadau yaitu di Sekre Sispala SMANSA Sekadau dengan No. Kontak 0895634362181.

Diketahui Kabupaten Lebak Banten merupakan wilayah yang terkena bencana alam banjir bandang dan tanah longsor parah yang menerpa 6 Kecamatan dan 19 Desa hingga menyebabkan ribuan warga mengungsi, ribuan rumah dan sarana umum rusak parah serta ratusan hektar sawah terendam banjir.

"Seperti kita ketahui disana kondisinya sangat parah, bahkan akses jalan dan jembatan putus  sehingga distribusi bantuan harus menggunkaan helikopter. Semoga apa yang kita berikan bermanfaat bagi korban," cerita Fajar, Koordinator aksi korban banjir bandang dan tanah longsor Lebak Banten untuk wilayah Sekadau.

Hingga berita ini diturunkan, malam hari ini juga sedang dilakukan penggalangan dana di My Coffea Pasar baru Sekadau dalam bentuk live music.

Penulis : Tambong Sudiyono
Editor: Kundori
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini