SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Salut! Kapolsek ini Gendong Pria Cacat ke Masjid

Salut! Kapolsek ini Gendong Pria Cacat ke Masjid

Kapolsek Sungai Kunyit,IPTU.Joni menggendong bapak yang mengalami cacat pergi ke Masjid.[suarakalbar/HmsResMpwh]

Mempawah (Suara Kalbar)- Aksi Kemanusiaan yang dilakukan Kapolsek Sungai Kunyit membopong seorang pria tua cacat di Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah, patut diacungi jempol.

Awalnya, Kapolsek Sungai Kunyit, IPTU. Joni sedang melaksanakan pengamanan ibadah shalat jumat di Masjid Jami’ Nurul Jannah,Desa Semudun,Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah.

Secara tak sengaja, dia melihat ada sosok seorang pria mengalami cacat di kaki dan tangan bernama Daeng Sangkar Warga Pal 5,Sungai Kakap Pontianak Barat itu hendak pergi kemasjid. Disaat itulah IPTU. Joni langsung menghampirinya dan membawa pria tua berusia 60 tahun itu langsung ke masjid tersebut.

Paur Humas Polres Mempawah, IPDA Lidwina membenarkan kejadian itu. Dia menceritakan saat itu kapolsek Sungai Kunyit hendak melakukan pengamanan di tempat ibadah wilayah hukumnya.

“Jum’at tanggal 17 januari sekira jam 11.30. Wib bertepatan dengan ramainya warga yang hendak melaksanakan ibadah shalat jum’at.

Pada saat bersamaan  kapolsek sungai kunyit Iptu Joni  yang sedang bertugas melaksanakan pengaman Ibadah sholat Jum’ at di masjid Jami’ Nurul Jannah desa semudun kecamatan sungai kunyit Kabupaten Mempawah,” cerita Lidwina.

“Kapolsek Sungai Kunyit yang kebetulan melihat gelagat aneh  seorang bapak tua berumur 60 Tahun, di ketahui bernama Daeng Sangkar, beralamat di wilayah Pal 5 Sungai Kakap, Pontianak Barat.

Bapak Sangkar tersebut sedang beristirahat sambil minum kopi di warung kopi Acung pasar semudun, kecamatan sungai kunyit seraya menunggu waktunya sholat Jum’at di masjid semudun,” tambah Lidwina.

IPDA Lidwina mengungkapkan, Daeng Sangkar adalah seorang bapak yang cacat fisik tidak mempunyai kaki dan tangan. Hal itu lah yang membuay hati IPTU. Joni tergerak untuk menggedong bapak tersebut mengantarkannnya ke masjid.

“Di ketahui, Daeng Sangkar adalah seorang yg cacat tidak mempunyai kaki, dan tangannya hanya satu yaitu tangan kanan, sedangkan tangan kirinya juga buntung. Lalu Iptu Joni yang menjabat selaku Kapolsek Sungai Kunyit menghampirinya kemudian membopong bapak tersebut ke masjid untuk bersama sama melaksanakan ibadah sholat Jum’at,” katanya.

Tak hanya sampai disitu saja, setelah melaksanakan shalat jumat, Pria 60 Tahun itu juga ditawari makan dan minum. Hingga tak selang beberapa lama anak dari Daeng Sangkar datang menjemput untuk kembali pulang ke Pontianak.

“Sampai selesai ibadah sholat Jum’at, kembali bapak Daeng Sangkar di gendong oleh Iptu Joni SH, M.A.P dan di antafkan ke tempatnya semula yaitu sebuah warung kopi milik Acung.

Selanjutnya bapak daeng sangkar tersebut di beri makan dan minum sampai akhirnya anak perempuan bapak Daeng Sangkar tiba disana dan diketahui kemudian bahwa anak perempuannya bernama Rahma,umur,23 Tahun, dan tak lama setelah itu Rahmapun membawa bapak Daeng Sangkar  pulang ke pontianak dengan menggunakan sepeda motor,” tuturnya.

Rahma, Anak Daeng Sangkar menghaturkan rasa terima kasih atas apa yang dilakukan oleh kepolisian terhadap bapaknya itu. Dia menilai apa yang dilakuka. Oleh anggota polisi merupakan hal yang baik demi menjaga kedekatan antara polisi dan masyarakat.

“Sungguh mulianya hati pak polisi, semoga bapak selalu di beri kesehatan panjang umur selalu dalam lindunga Allah SWT, saat bapak menjalankan tugas dimanapun bapak berada,” ucap Rahma.

Penulis : Tim Liputan

Editor    : Diko Eno

Komentar
Bagikan:

Iklan