|

Ketua DPRD : APBD Melawi Sudah Berjalan, Kasihan Masyarakat Jika Terlambat

Widya Hastuti, Ketua DPRD Melawi.
Melawi (Suara Kalbar)- Meski dicecar oleh sebagian anggota DPRD Melawi, terkait polemik APBD Melawi 2020.  Namun, Ketua DPRD Melawi, Widya Hastuti terlihat tetap tenang.

Legislator asal Partai NasDem inipun menegaskan dalam proses penetapan APBD Melawi sampai evaluasi Pemprov Kalbar serta munculnya penjabaran APBD sudah sesuai proses dan dilakukannya sebagai Ketua DPRD Melawi.

" Tidak ada angka yang berubah dalam APBD Melawi 2020. Baik itu pada saat diparipurnakan di DPRD bersama tujuh Fraksi yang ada sampai ditanda tangani pada tanggal 23 Desember 2019," bebernya ditemui diruangnnya, Selasa (21/1/2020).

Saat inipun, ungkap Widya Hastuti,  APBD Melawi sudah berjalan. Dirinya mengaku tidak ingin disalahkan, jika sampai APBD Melawi tahun 2020 terlambat disahkan, yang dampaknya sangat luas bagi masyarakat dan daerah.

Bahkan ada sangsi pemotongan 20 persen untuk Dana Aloksi Umum (DAU), jika Kabupaten Melawi sampai terlambat menyelesaikan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah(Perda APBD).

“Kalau memang ada yang belum jelas, silahkan saja konfirmasi ke Gubernur. Kalau memang ada yang salah, pasti APBD kita tak berjalan sekarang. Saya mempersilahkan bagaimana teman-teman yang masih ingin menyanggah,” ungkap Srikandi asal Menukung ini.

Ia juga tidak menampik bahwa proses penandatanganan keputusan pimpinan DPRD atas hasil evaluasi APBD memang dilakukan dengan cepat.

Sama halnya, saat proses Pengesahan APBD Perubahan 2019 lalu. Semuanya juga berjalan tidak ada persoalan. Kemudian, dilanjutkan dengan penyusunan APBD 2020.

“Alasannya, saya tak ingin lagi ada keterlambatan APBD Melawi. Kami kasihan dengan honorer yang selama ini kerap menjadi korban. Dan tentunya akan semakin banyak masyarakat yang terbantu karena proses APBD Melawi cepat selesai,” ujarnya.

Terkait riuh beberapa anggota DPRD Melawi yang mempersoalkan APBD 2020, dirinya mengaku menghormati sikap tersebut dan sangat yakin bisa diselesaikan bersama sama.

"Kami juga sudah ada rencana rapat bersama dengan anggota DPRD untuk menyelesaikan polemik APBD Melawi. Hanya rapat ini harus terlebih dahulu dibahas dalam Rapat Banmus," bebernya.

Dikatakannya saat ini  semua harus sessuai dengan mekanisme yang ada. Dan dirinya mengaku tak berani menggelar rapat bila belum dijadwalkan melalui Banmus.

Ketika ditanya soal  proses penyempurnaan APBD Melawi yang dipersoalkan oleh sebagian anggota DPRD ?

 Widya mengaku dirinya berpatokan pada cara dan budaya yang lumrah dilakukan selama ini oleh pimpinan DPRD sebelumnya.

Bahkan Ia juga sudah berkonsultasi dengan sekretariat DPRD, apakah proses yang dilalui sudah selesai.

“Mereka bilang sudah selesai setelah tandatangan pimpinan. Bagaimana kemarin saat perubahan APBD 2019. Sama saja prosesnya, tapi tidak ada yang mempermasalahkan,” katanya sembari membandingkan proses operasional APBD perubahan lalu.

Penulis : Dea Kusumah Wardhana
Editor    : Diko Eno
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini