|

Jalin Silaturahmi, 'Tudang Sipulung' Perkumpulan LA-Daeng

Silaturahmi Keluarga Besar La-Daeng di Wajok Hilir,Senin(6/1/2020).[suarakalbar/Diko Eno]
Mempawah (Suara Kalbar)- Berbagai cara untuk menyambung tali silaturahmi bersama keluarga. Salah satunya perkumpulan keluarga besar LA-Daeng menggelar silaturahmi 'Tudang Sipulung' di Desa Wajok Hilir, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, Senin (6/1/2020) malam.

Kata 'Tudang Sipulung' merupakan berasal dari bahasa bugis yang artinya duduk bersama.  Sedangkan LA- Daeng adalah Lontarak Assiajingetta Daeng yang artinya silsilah kekeluargaan para Daeng. Karena, mayoritas dalam keluarga besar LA-Daeng ini merupakan asli berdarah bugis.

Tak hanya bersilaturahmi saja, kegiatan ini juga membedah silsilah turunan Keluarga Besar LA-Daeng yang tujuannya mengenalkan kepada seluruh anak cucu tentang nama-nama kakek moyang keturunan yang berasal dari tanah bugis itu.

Silsilah keturunan itu adalah bersumber dari tiga saudara yang merantau dari Sulawesi Selatan adalah Daeng Makasauk,Daeng Malu' dan Daeng Cengge' .

"Ini merupakan perkumpulan perdana dari seluruh anak, cucu, cicit dari tiga saudara itu berkumpul ," kata Firdaus Putra, Panitia Pelaksana perkumpulan LA-Daeng.
Nedi Suryadi menjadi pemateri mengenalkan silsilah keturunan LA-Daeng.[suarakalbar/Diko Eno]

Ratusan para keluarga terdiri laki -laki maupun perempuan  antusias  mengikuti kegiatan silaturahmi ini. Dalam kegiatan itu, Nedi Suryadi menjadi pengisi materi sebagai orang yang mengenalkan  terhadap silsilah keturunan  hubungan keluarga hingga marwah  kekeluargaan itu sampai ke tanah bugis, Sulawesi Selatan, dimana tempat kelahiran tiga saudara tersebut.



Penulis : Diko Eno
Editor : Dina Wardoyo


Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini