|

Hanya sebagai 'Simbol', Ketua DAD Mundur Jadi Penasehat KSU BEM

Yoseph Andi,SP Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Kembayan.
Sanggau (Suara Kalbar) - Merasa kurang berfungsi dan tidak difungsikan dalam tugasnya sebagai Penasehat pada Koperasi Serba Usaha (KSU) Borneo Elf Mandiri (BEM) Periode 2017-2020, Yoseph Andi, SP memilih mundur.

Sikap ini ia putuskan secara resmi dengan membuat Surat Pengunduran diri, tertanggl 6 Januari 2020 yang ditujukan kepada Pengurus KSU-BEM.

"Saya memilih mengundurkan diri sebagai Penasehat KSU-BEM, karena selama ini hanya sebagai 'Simbol' saja," ungkapnya kepada suarakalbar.co.id, Senin 6 Januari 2020.

Lebih lanjut ia juga menyampaikan, mundur dari Kepengurusan KSU-BEM mengingat kedudukannya sebagai Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Kembayan yang merupakan lembaga sosial kemasyarakatan independen dan keberadaannya mengakomodir berbagai asfek kehidupan masyarakat Dayak, serta untuk tetap konsisten sesuai kapasitas, menjaga integritas, dan netralitas lembaga, maka ia pertegas sebagai lembaga DAD Kecamatan Kembayan tidak ada koneksitas atau keterkaitan dengan KSU-BEM baik secara langsung maupun tidak langsung.

"Sebagai Ketua bersama jajaran Pengurus DAD Kecamatan Kembayan, kami akan lebih berkonsentrasi dalam menjalankan roda dan fungsi organisasi untuk penguatan dan pemberdayaan pemangku adat, adat istiadat, dan hukum adat sebagai katalisator bagi masyarakat Dayak pada semua sektor," tegasnya.

"Berkenaan dengan Surat Pengunduran diri saya dari jabatan Penasehat pada Kepengurusan KSU-BEM Periode 2017-2020, saya minta jawaban tertulis dari Pengurus KSU-BEM," pungkasnya.


Penulis: Niko
Editor : Diko Eno
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini