|

Fraksi Gerindra Tuding Proses APBD Melawi 2020 'Potong Kompas'

Ilustrasi APBD.[net]
Melawi (Suara Kalbar)- Ketua Fraksi Partai GERINDRA DPRD Kab. Melawi, iif usfayadi mempertanyakan Proses APBD kabupaten Melawi Tahun 2020 tidak dilaksanakannya proses sesuai Amanat Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah Pasal 115 ayat 1 yang berbunyi , Penyempurnaan Hasil Evaluasi Sebagaimana dimaksud dalam pasal 111 ayat (8) dan Pasal 112 ayat (8) dilakukan Kepala Daerah melalui TAPD bersama dengan DPRD Melalui Badan Anggaran.

Dan Peraturan Pemerintah tersebut merupakan dasar hukum tentang Proses maupun tentang pelaksanaan APBD Provinsi, Kabupaten/kota seluruh indonesia.


"Kenapa fraksi kami mempertanyakan, dikarena selesai evaluasi APBD tanggal 23 Desember 2019 sampai hari ini tidak ada aktifitas rapat dilembaga DPRD sesuai Peraturan Pemerintah tersebut," beber Iif kepada Suarakalbar.co.id, Selasa (14/1/2020).

Ditambah lagi, pihak Fraksi Gerindra semakin bingung dengan datangnya selembar surat yang ditujukan kepada DPRD Melawi dari Sekda Melawi An. BUPATI MELAWI No. 910/1306/BPKAD tertanggal 30 Desember 2019 Perihal : Penyampaian tindak lanjut atas Hasil Evaluasi Raperda APBD Tahun 2020.

"Maka fraksi kami berkesimpulan bahwa proses Apbd Kabupaten Melawi tahun 2020, pertama jangan alasan ada pilkada tahun 2020 ini prosesnya APBD nya dilakukan dengan jalan pintas alias potong kompas dengan mengesampingkan peraturan pemerintah," ungkapnya.

Menurut Iif hal ini jelas bertentangan dengan Peraturan Pemerintah No. 12 Tahun 2019 tentang pengelolaan Keuangan Daerah.

"Yang harus diketaui bersama bahwa, Penyempurnaan hasil Evaluasi Pemerintah Provinsi tentang Raperda APBD 2020 hanya dilakukan sepihak dan tanpa melibatkan DPRD Melawi," bebernya lagi.

Selain itu juga pihak Fraksi Gerindra juga mempertanyakan alasan kenapa aturan yang ada tersebut harus ditabrak atau dilanggar dalam proses APBD tahun 2020 .

"Kenapa harus menabrak peraturan dan kenapa harus dilakukan jalan pintas alias potong kompas proses APBD tahun 2020, ada apa didalamnya," pungkasnya.

Penulis : Dea Kusumah Wardhana
Editor    : Diko Eno
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini