|

Stabilitas Harga Jelang Natal dan Tahun Baru Diinstruksikan Wabup Kayong Utara


Wakil Bupati Kayong Utara H. Effendi Ahmad, S.Pd.I saat Rapat Koordinasi Pengendali Inflasi Daerah Tahun 2019
Kayong Utara (Suara Kalbar) - Menghadapi Hari Natal dan Tahun Baru, Wakil Bupati Kayong Utara H. Effendi Ahmad, S.Pd.I mengintruksikan Kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menjaga Inflasi Daerah, kestabilan Harga pokok dan melakukan monitoring Hilir Mudik penumpang dan barang di setiap pelabuhan.

Hal ini disampaikan wakil Bupati selaku Wakil Ketua I Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kayong Utara pada acara Rapat Koordinasi Pengendali Inflasi Daerah Tahun 2019 yang turut dihadiri Forkorpimda, Karo Ekonomi Provinsi, Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Bulog, Pertamina, Pelaku Usaha, dan OPD. Bertempat di Aula Bank Kalbar, selasa (3/Des/2019)

Dalam arahannya, Wabup menginstruksikan kepada TPID Kayong Utara mulai hari ini untuk rutin memonitoring Harga pasar, dan pasokan yang tersedia. Jika ketersediaan bahan pokok terjaga, Wabup meyakini tidak akan terjadi kenaikan harga pasar.

"Pastikan Ketersediaan bahan pokok hingga memasuki tahun 2020 dan terus berkomunikasi dengan Bulog apabila terjadi lonjakan Harga, serta melakukan Himbawan kepada masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan dan jika perlu kita lakukan oprasi pasar," tegasnya.

Kecendrungan masyarakat dalam merayakan hari besar keagamaan yang disertai meningkatnya kebutuhan akan bahan pokok, menurut Wabup dapat menyebabkan inflasi  menjadi meningkat. Untuk itu Sinergisitas TPID, BUMN dan perbankan merupakan strategi untuk menjaga Inflasi yang rendah dan cendrung stabil.

"Untuk menurunkan inflasi pada level rendah dan stabil perlu dukungan pemerintah Pusat maupun Daerah yang mempunyai kewenangan untuk mengatasi gangguan, Supply, dan termasuk gejolak harga pangan dan harga yang di atur pemerintah," ucapnya.

Pada hari besar keagamaan dipenghujung Tahun 2019 yang  sekaligus memasuki libur sekolah, yang mana akan terjadi peningkatan jumlah penumpang di beberapa pelabuhan Kayong Utara, Effendi berharap Dinas Perhubungan dan Camat dapat mengawasi lonjakan penumpang yang melebihi kapasitas dan melakukan pengawasan Harga tiket.

"Kepada Camat dan Dinas Perhubungan, agar rutin mengawasi pelabuhan, dari harga tiket dan kapasitas penumpang. Jika tidak di awasi, pelaku usaha bisa saja menaikkan harga tiket dan mengangkut melebihi kapasitas yang bisa membahayakan penumpangnya, ini tugas kita jangan sampai terjadi yang tidak di inginkan," terangnya.

Lebih lanjut, dalam rapat Koordinasi ini Effendi menginginkan adanya inovasi dari TPID Kayong utara dan masukan dari Bank Indonesia bersama TPID Provinsi dalam rangka menjaga stabilitasi perekonomian di Kabupaten Kayong Utara.

"Kepada OPD yang hadir, dapat mengambil hal hal positif dan mengadopsi segala masukan dari para narasumber yang hadir pada rakor ini sehingga kita dapat mengatasi Inflasi di Kabupaten Kayong Utara," urainya.

Penulis  : Wiwin
Editor    : Dina Wardoyo
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini