Penjualan Terompet Menjelang Tahun Baru di Sekadau Sepi Pembeli
![]() |
| Penjualan Terompet di Sekadau sepi Pembeli.[suarakalbar/Tambong] |
Sekadau (Suara Kalbar)- Penghujung tahun 2019 tinggal
beberapa jam lagi, Berbagai pernak-pernik dijual untuk menyemarakan pergantian
tahun. Pernak-pernik yang terlihat dijual dipasar Sekadau diantaranya terompet
dan kembang api.
Namun ada penurunan penjualan khususnya terompet, penjualan menjelang akhir tahun
2019 ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.
Hal ini disampaikan oleh Dodi, seorang pedagang terompet dan
kembang api dipasar Sekadau. Ia mengatakan penjualan terompet dibandingkan
tahun lalu berkurang 50%.
“Tahun ini menurun sekali orang berbelanja terompet
untuk merayakan Tahun baru,” ucap Dodi.
Seperti biasanya untuk tahun ini ia menyediakan 150 Pcs
terompet dan baru terjual setengahnya.
Ia mengira penurunan penjualan khususnya terompet tahun ini
dikarenakan ekonomi masyarakat yang sangat lemah. Namun untuk kembang api
hingga hari ini penjualan masih stabil. Tapi untuk kembang api sangat sepi
pembelinya.
“Kalau kembang api masih stabil lah, Mungkin karena
ekonomi masyarakat tengah menurun,” tuturnya.
Adapun jenis terompet yang dijual diantaranya terompet jenis
naga, terompet ayam, jenis sexophone, rumbai-rumbai, terompet pompa dan
lainnya.
Untuk harga jual terompet yang paling mahal yaitu 25.000 dan
yang paling murah 5.000 per buah. Meski penjualan terompet sepi pembeli, ia
berharap perayaan tahun baru 2020 ini dapat dirayakan dengan aman dan lancar.
Penulis : Tambong Sudiyono
Editor : Diko Eno






