Kundel Masuk Bursa Bakal Calon Bupati Bengkayang
![]() |
| Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bengkayang, Kundel masuk bursa dalam bakal calon Bupati Bengkayang.[Ist] |
Bengkayang (Suara Kalbar) – Pilkada Kabupaten Bengkayang Tahun 2020 sudah didepan mata. Kini, kian terasa ada banyak nama yang di prediksikan maju dalam pilkada kabupaten Bengkayang yang akan datang.
Kundel, politisi muda yang juga Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bengkayang, yang juga masuk dalam bursa bakal calon bupati Bengkayang menyatakan siap untuk bertarung dalam pilkada 2020 mendatang.
“Meski partai solidaritas Indonesia tidak ada keterwakilan di DPRD Bengkayang, kita tetap berupaya untuk terus melakukan diplomasi politik, bahkan tidak menutupi kemungkinan untuk kita tempuh jalur independen,”jelas Kundel kepada suarakalbar.co.id, Sabtu (28/12/2019)
PSI Kabupaten Bengkayang siap meski harus bertarung dengan partai besar, PSI Bengkayang hadir dengan gagasan dan ide perubahan baru yang notabene konsep perubahan ala anak muda,” ujar Kundel yang juga Dosen Akademi Perawat (Akper) di RSU Bethesda Serukam ini.
Menurut Kundel, ada konsep dan ide perubahan yang kami bawa dan kami yakini dapat membawa pengaruh yang positif di Kabupaten Bengkayang, terutama dalam tata kelola pemerintahan, dan tranparansi anggaran agar bebas dari korupsi.
“Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bengkayang di 17 Kecamatan , 122 Desa dan 2 Kelurahan agar dapat memilih Pemimpin Kabupaten Bengkayang yang mampu membawa pada perubahan yang lebih baik. Mari kita bersama-sama menjadikan Kabupaten Bengkayang menjadi rumah bersama yang aman, nyaman, tenteram, maju , adil dan sejahtera.
Dan mulai saat ini, kami dari Partai PSI siap menjadi salah satu Partai Politik Pemilu 2019 yang akan mengusung dan mendukung Calon Kepala Daerah yang bersih bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), dan salah satu solusinya adalah saya selaku Ketua DPD PSI Kabupaten Bengkayang siap mengemban amanat masyarakat Kabupaten Bengkayang,” pungkasnya.
Penulis : Nadi
Editor : Diko Eno






