Bupati Sekadau Batal Hadiri Deklarasi ODF Akibat Banjir, Piagam Diteken di Jalan

Editor : Redaksi
Bupati Sekadau Rupinus saat menandatangani piagam ditengah banjir
Sekadau (Suara Kalbar)- Bupati Sekadau, Rupinus Rabu (11/12/2019) batal hadir di acara Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan di Desa Persiapan Tigur Jaya Kecamatan Sekadau Hilir karena jalan poros yang menghubungkan antara desa Timpuk dan desa persiapan Tigur Jaya terendam air banjir.

Ketinggian air di jalan poros Timpuk-Tigur Jaya saat itu mencapai kurang lebih 100-120 cm atau lebih dari separuh badan orang dewasa.

Melihat tingginya genangan air tersebut ditambah lagi kondisi air banjir yang semakin naik, membuat Bupati Rupinus memilih batal hadir dan menugaskan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau ST. Emanuel, S. Km beserta stafnya untuk hadir mewakili bupati melakukan deklarasi ODF bersama masyarakat tigur jaya.

Bupati Sekadau Rupinus meminta maaf karena tak bisa hadir bersama masyarakat Tigur Jaya untuk melaksanakan deklarasi ODF yang dicanangkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau, karena pada hari yang bersamaan.

Bupati Sekadau juga akan membuka gebyar natal dekenat salib suci Sekadau tahun 2019. Dan pada hari yang bersamaan juga, Bupati Sekadau akan berangkat kepontianak menghadiri ekspose persiapan pelaksanaan MTQ tingkat provinsi tahun 2020 di Kabupaten Sekadau.

"Saya minta maaf kepada masyarakat di Tigur Jaya. Saya tau masyarakat sudah banyak melakukan persiapan demi suksesnya acara deklarasi ODF ini. Saya juga tahu masyarakat sudah banyak masak untuk menjamu tamu. Tapi saya bersama rombongan sudah punya niat untuk hadir bersama masyarakat di tigur jaya, Karena faktor alam seperti ini, apa boleh buat ya, tapi niat saya untuk hadir bersama masyarakat sudah ada. Sekali lagi saya minta maaf kepada warga Tigur Jaya Kecamatan Sekadau Hilir karena tidak dapat hadir dalam acara deklarasi ODF dikarenakan kondisi alam seperti banjir yang menyulitkan  menuju lokasi,"imbuhnya.

Bupati Rupinus mengucapkan terima kasih karena masyarakat di tigur jaya dengan kerja keras telah mempersiapkan acara deklarasi ODF.
Karena tidak bisa hadir,  bupati pun menandatangani piagam penghargaan yang akan serahkan kepada penerima di ujung jalan yang terkena banjir.

Setelah menandatangi piagam penghargaan, Bupati Sekadau mempersilahkan kepala dinas kesehatan beserta stafnya, ada juga kepada desa Landau Kodah, kapolsek dan bebeberapa petugas untuk melanjutkan perjalanan menuju tigur jaya menggunakan kendaraan roda empat jenis jondere yang telah dipersiapan perusahaan. Driver jonder sebelumnya sempat ragu melihat ketinggian air yang lumayan dalam itu, namun tantangan itu bisa dilewati meski dengan penuh resiko.

Melihat kondisi poros jalan timpuk-tigur jaya yang terendam banjir itu,  mendapat respon langsung dari Bupati Rupinus. Ia meminta untuk didokumentasi jalan poros Timpuk-tigur jaya yang terendam banjir itu.

"Nanti kita minta dinas terkait untuk menginventarisir lokasi banjir ini. Berapa ketinggiannya lalu berapa panjangnya. Kita data dulu. Karena ini adalah jalur transportasi yang dilalui sehari hari oleh masyarakat," paparnya.

Penulis: Humas
Editor: Kundori
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini