|

Satpol PP Kayong Utara Sita 47 Tabung Gas Melon Bersubsidi

ELPIJI. Gas melon disita atau diamankan Satpol PP Kayong Utara karena diduga bermasalah para izin penjualannya. [Suarakalbar/Redaksi]
Kayong Utara (Suara Kalbar) - Dugaan penyalahgunaan ketersediaan gas melon 3 kilogram dari pengecer terjadi di Desa Pampang Harapan, Kecamatan Sukadana pada Kamis (31/10/2019). Sebanyak 47 tabung gas melon disita satuan polisi pamong praja setempat.

Kepala Bidang Penyidikan dan Penegakan Peraturan Daerah, Ismail Usman Jeri mengatakan penyitaan (Diamankan) terpaksa dilakukan untuk penyelidikan lebih lanjut terkait penyalahgunaan ketersediaan gas melon 3 kilogram yang selama ini menjadi perdebatan di masyarakat.

"Sebenarnya ini secara kebetulan saja kami mengamankannya. Awalnya kami sedang melakukan sosialisasi ke pangkalan-pangkalan gas melon di Kecamatan Sukadana, mengenai perizinan harus didaftarkan mereka secara online," ungkapnya.

Kemudian, usai sosialisasi dan mengarah pulang ke Kantor Satpol PP di Sukadana, mereka mendapati tumpukan gas melon di sebuah toko di pingir jalan. Setelah dimintakan keterangan, ternyata toko tersebut merupakan pengecer yang diduga kuat tidak mengantongi izin.

"Saat kami pertanyakan, pengecer menjelaskan bahwa dirinya mengambil ke pangkalan sebesar 19 ribu rupiah, dan menjualnya kembali kepada masyarakat sebesar 23 ribu rupiah. Inilah yang menyebabkan kami mengamankan tabung-tabung gas melon ini," jelasnya.

Dari keterangan pihak pangkalan dan pengecer, 47 tabung gas melon yang diamankan, belum bisa dikembalikan kepada pemiliknya dikarenakan  menunggu perintah Bupati atau Wakil Bupati Kayong Utara.

Dirinya berharap masyarakat yang saat ini memerlukan tabung gas melon bisa bersabar karena menurutnya harga eceran tertinggi di wilayah Sukadana sebesar 17 ribu rupiah, sedangkan masyarakat membeli di pihak pengecer bisa mencapai 23-25 ribu rupiah.

"Kami akan meminta petunjuk kepada Wakil Bupati, agar persoalan ketersediaan tabung gas melon bisa terselesaikan dan masyarakat juga mudah mendapatkan tabung gas dengan harga yang layak," jelasnya.

Penulis: Tim Liputan
Editor: Hadi Lelono
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini