|

Pengeroyokan di Wajok, Tarminto: Tetap Diproses sesuai aturan Hukum

Kapolsek Siantan, IPTU. Tarminto (Ist)
Mempawah (Suara Kalbar)- Kapolsek Siantan IPTU. Tarminto menjelaskan terkait perkara diduga pengeroyokan yang dilakukan sejumlah sekelompok orang terhadap Warga Wajok Hilir  bernama Hasan masih dalam penyelidikan.

Dia katakan ,saat ini korban sudah dilakukan visum dan memeriksa beberapa saksi saksi saat kejadian.

"Tentang dugaan telah terjadi kekerasan terhadap korban bernama Hasan, yang diduga dilakukan oleh sekelompok orang.

Tindakan yang sudah kami lakukan terhadap korban pak Hasan yakni melakukan visum, melakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi. Namun saksi dari pak Hasan ini tidak satupun yang melihat kejadian. Karena memang pada saat kejadian pak hasan sendiri saja," jelasnya saat dikonfirmasi disela sela rapat di Mapolres Mempawah melalui via telpon kepada suarakalbar.co.id , Jumat (22/11) Sore.

Polisi hingga kini, tambah Tarminto, terus melakukan upaya penyelidikan terhadap yang diduga pelaku pengeroyokan. Dia mengungkapkan, bahwa  dari keterangan sejumlah yang diduga pelaku  tersebut tidak melakukan pemukulan.

"Sudah kami lakukan juga,kami undang terhadap orang yang di adukan pak Hasan , dan sudah kita lakukan pemeriksaan terhadap orang itu yang bersangkutan pada mengelak tidak melakukan pemukulan. Karena memang tidak ada saksi yang mendukung dari keterangan pak Hasan dari pihak mereka," ungkapnya.

Tak hanya sampai disini saja, Polisi akan terus mendalami motif kejadian ini. Bahkan dari beberapa saksi telah dipanggil namun belum dapat mendukung informasi terkait kejadian itu.

" Kenapa sampai sekarang sudah kita proses penyelidikan ini, karena sampai sekarang belum ada saksi saksi yang mendukung, namun kami terus melakukan langkah langkah penyelidikan lebih dalam terhadap laporan dari pak Hasan," katanya.

Polisi tegaskan akan terus menindak lanjuti laporan dari korban bernama Hasan ini. Hingga proses hukum tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku.

"Proses ini tetap berjalan sesuai peraturan hukum dan akan kami gelarkan di polres berkaitan dengan tindak pidana diduga terjadi.

Untuk mediasi tidak ada titik temu, karna pihak korban keras untuk perkara dilanjutkan, namun untuk pihak terlapor mau  mediasi dan meminta maaf dan sebagainya," tutupnya.


Editor : Diko Eno
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini