|

Paolus Hadi: Perkuat Iman Generasi Penerus Jangan Terjerumus Hal Negatif


Kegiatan Temu Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Tayan dilakukan di Dusun Segelam Danau Desa Tanjung Bunut
Sanggau (Suara Kalbar) - Kegiatan Temu Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Tayan dilakukan di Dusun Segelam Danau Desa Tanjung Bunut Resmi dimulai, Jumat (8/11/2019) sore yang dibuka langsung oleh Bupati Sanggau.

Temu OMK (TOMKA) ini merupakan kegiatan kerohanian dalam rangka pembinaan keimanan kaum muda, untuk kebersamaan, saling bertukar pengalaman dalam mewujudkan OMK yang berkarya dan percaya diri sehingga dapat menjadi pewarta sukacita injil dan merasakan kasih dari sang sabda.

Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.IP, M.Si ketika membuka kegiatan TOMKA mengatakan mewakili Pemerintah Daerah dirinya sangat menyambut baik dan berterima kasih atas inisiatif pihak Pastoral Paroki yang telah melakukan pembinaan kerohanian masyarakat dan umat khususnya kaum muda masa kini.
"Perkuat iman mereka selaku generasi bangsa agar tidak terjerumus terhadap hal-hal yang negatif, menyongsong masa depan yang baik," ungkapnya.

Iapun membagikan pengalamannya kepada peserta TOMKA, bahwa dirinya berasal dari latar belakang keluarga yang sederhana, penuh perjuangan dalam menapaki hidup dan selalu aktif di Mudika atau sekarang OMK selain juga dekat dengan para imam.

Sekelumit perjalanan hidupnya, pada waktu itu dirinya adalah merupakan orang yang tidak percaya diri atau tidak 'PD' terhadap banyak hal, terlebih jika berhadapan atau berbicara di depan orang banyak.

Selanjutnya dengan berbekal tamatan Sekolah Pertanian Menengah dirinya pernah bekerja sebagai karyawan tukang mikul bibit kelapa sawit, pernah bawa alat berat gleder, tukang ketam kayu, jadi mandor ibu-ibu tukang tebas di salah satu perusahaan sawit, sampailah ia bekerja dengan orang Jerman.
"Nah pas bekerja dengan orang Jerman itulah saya belajar banyak hal, sebelumnya tidak PD sehingga menjadi PD dan yang memperkenalkan saya adalah seorang imam (pastor Agus) waktu itu dan sekarang sudah menjadi Uskup Agung Pontianak," jelas PH sapaan akrabnya.

Dari hal diatas, melalui perjalanan panjang dikisahkan PH hingga dirinya pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Sanggau, Wakil Bupati Sanggau dan sekarang Bupati Sanggau, semuanya itu tentu banyak hal yang telah dilewati.  "Kepada generasi muda (OMK) dari pengalaman saya berharap agar kaum muda harus banyak belajar, memiliki semangat pantang menyerah, saling berbagi pengalaman satu sama lainnya, jalin kebersamaan, memiliki semangat percaya diri, perkuat iman dan jadilah saksi iman dalam kehidupan sehari-hari dan jangan lupa rajin-rajinlah bersekolah guna mempersiapkan diri dalam mewujudkan masa depan yang cemerlang. Selamat melaksanakan TOMKA dan sukses selalu," paparnya penuh optimis.

Ketua Panitia Santo Yusuf mengatakan bahwa kegiatan TOMKA ini diikuti sebanyak 454 peserta yang merupakan perwakilan dari stasi-stasi se-Paroki Tayan.
"Jika digabungkan dengan panitia dan perwakilan dari Paroki tetangga sehingga peserta keseluruhannya mencapai 500-an lebih. Kemudian kegiatan berlangsung dari tanggal 7 hingga 10 November 2019 yang dipusatkan di Dusun Segelam Danau Desa Tanjung Bunut Kecamatan Tayan Hilir," katanya.

Dewan Pastoral Paroki(DPP) Tayan, dr. Sangap Tinus Ginting menambahkan, terkait kegiatan kerohanian tersebut dirinya bersama teman pengurus DPP sangat menyambut baik dan sangat mendukung sekali terhadap kebersamaan kaum muda dalam pembinaan serta penguatan keimanan generasi muda.
"Selain memupuk rasa kebersamaan dan cinta kasih dalam kehidupan," tuturnya.

Hadir juga pada acara TOMKA, Kapala Dinas Dukcapil Pak Evald, Kepala Dinsosp3akb Pak Yanto, Staf Ahli Bupati Bpk Ignasius Irianto, Sekjen DAD Bpk Urbanus, perwakilan dari Dinas Kominfo, Perhubungan dan Satpol PP, Unsur Forkompimcam Tayan Hilir, Pastor Paroki Tayan, Para Frater dan undangan lainnya.

Penulis  : Sukardi
Editor    : Dina Wardoyo
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini