SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Melawi MoU dengan WWF dan BPJS Ketenagakerjaan, Panji : Pentingnya Dukungan Data Akurat

Melawi MoU dengan WWF dan BPJS Ketenagakerjaan, Panji : Pentingnya Dukungan Data Akurat

Bupati Melawi, Panji menandatangani Perjanjian Kerja Sama Antara Pemerintah  Daerah Kabupaten Melawi dengan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pontianak dan Yayasan WWf Indonesia

Melawi ( Suara Kalbar) – Bupati Melawi, Panji menandatangani Perjanjian Kerja Sama Antara Pemerintah  Daerah Kabupaten Melawi dengan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pontianak dan Yayasan WWf Indonesia, Jumat (15/11)di Nanga Pinoh.

Penandatanganan juga dihadiri langsung Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak, Andri Rubiantara, Dan Direktur Kalimantan Forest and Freshwater Wwf Indonesia, Irwan Gunawan.

“Untuk mendukung semua program itu, tentu pentingnya dukungan data yang akurat. Agar dapat berjalan sesuai yang diharapkan,” pinta Bupati.

Sebagai Lembaga Negara yang bergerak dibidang Jaminan Sosial, BPJS Ketenagakerjaan yang dahulu bernama PT Jamsostek (Persero), menyelenggarakan 4 Program yaitu Jaminan

Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP).

“Program Jaminan Sosial tersebut merupakan Program Stategis Nasional,” ujarnya

Mengenai WWF sebagai salah satu NJO Internasional tentu  kata Panji pihak Pemkab Melawi sangat mendukung kegiatannya.

“Salah satu kesepakatan global tertuang dalam komitmen Sustainable Development

Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB),” katanya.

Sementara itu, Direktur Kalimantan Forest and Freshwater Wwf Indonesia, Irwan Gunawan mengatakan kerangka besar dari kerja sama ini adalah dalam bentuk program pembangunan berkelanjutan.

“kita fokuskan untuk sektor pertanian dan perkebunan serta pangan,” beber Irwan.

Pihak WWF  mencoba untuk memberikan fasilitasi kepada beberapa kelompok petani agar mereka bisa memahami bagaimana metode metode good serta bagaimana meningkatkan produktivitas.

“Tentu juga dengan dukungan multi pihak ,” ujarnya.

program lainnya adalah bagaimana kita mendorong adanya forum komunikasi di antara para pemangku kepentingan untuk mendorong kebijakan yang lebih kondusif  untuk pertanian dan perkebunan.

“serta bagaimana kita memungkinkan agar para petani ini mendapatkan akses pasar yang lebih baik. Serta kemampuan teknis yang sederhana dan  lebih baik,” jelasnya dengan ramah ditemui Suara Kalbar.co.id

Penulis  : Dea Kusumah Wardhana

Editor    : Dina Wardoyo

Komentar
Bagikan:

Iklan