|

Kecamatan Belitang Hulu Peringati Maulid Nabi


Peringatan Maulid  Nabi Muhammad SAW dilaksanakan oleh kaum muslimin Desa Balai Sepuak Kecamatan Belitang Hulu Kabupaten Sekadau, di Masjid Nurul Hidayah
Sekadau (Suara Kalbar) - Peringatan Maulid  Nabi Muhammad SAW dilaksanakan oleh kaum muslimin Desa Balai Sepuak Kecamatan Belitang Hulu Kabupaten Sekadau, di Masjid Nurul Hidayah.

Warga muslim Balai Sepuak mengisi kegiatan maulid dengan pengguntingan rambut balita disertai pembacaan Kitab Maulid Al-Barzanji oleh para sesepuh dan ulama.

Panitia Kegiatan, Bujang Irwan mengatakan kegiatan diisi dengan berbagi acara, salah satunya pembacaan kitab Al-Barzanji.

Ia berharap kegiatan keagamaan seperti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan hari besar Islam lainnya dapat terlaksana di tahun mendatang.

"Dalam kegiatan ada acara gunting rambut, pembacaan al-barzanji dan ceramah yang disampaikan ustadz Bagus dari Sekadau," ucapnya kepada suarakalbar.co.id.

"Kami juga sangat mengharapkan dukungan dari masyarakat muslim, Pengurus Masjid dan Pemerintah desa dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan yang ada seperti ini khususnya di Desa Balai Sepuak ini," tambahnya.

Dalam peringatan Maulid Nabi SAW tahun ini, Panitia menghadirkan Ustad Bagus Fitrianto S.Pd selaku Ketua Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Kabupaten Sekadau.
Ia mengajak umat muslim untuk senantiasa menjalankan sunnah Rasulullah SAW dengan cara terus belajar kepada para ulama khususnya para sesepuh yang ada di Desa Balai Sepuak.

"Mari kita menjalankan sunnah Nabi Muhammad SAW dari para ulama yang benar-benar paham dengan agama, jangan sampai salah mencari guru, terlebih hanya belajar dari TV atau media sosial karena itu bisa berbahaya bagi pemahaman sesorang," ujarnya disela-sela manjadi pengisi acara.

Selain itu, melalui peringatan maulid kaum muslimin bisa meniru Rasulullah SAW yang selalu mengasihi sesama makhluk.

"Di era milenial ini, perlunya kaum muslimin terlebih kaum muda untuk meneladani ajaran-ajaran Rasulullah agar tidak terprovokasi oleh berita hoax dan pesan kebencian yang banyak muncul akibat situasi politik maupun pengaruh paham radikal," pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh muda yang ada Desa Balai Sepuak. Kegiatan juga dimeriahkan oleh Keluarga besar NU Kecamatan Belitang, Ansor, Banser, santri TPQ Darul Ulum serta masyarakat muslim Desa Balai Sepuak.


Penulis  : Tambong Sudiyono
Editor    : Dina Wardoyo
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini