|

INFOGRAFIK: Prospek Iklim Dasarian Kalbar

BMKG.
Suarakalbar.co.id- Curah Hujan Diprakirakan Meningkat, Waspada Potensi Munculnya Genangan.



ANALISIS
Analisis curah hujan di wilayah Kalimantan Barat pada dasarian I (tanggal 1-10) November 2019 secara umum curah hujan berada pada kategori Rendah-Menengah. Sifat hujan pada dasarian I November 2019 secara umum berada pada kategori Bawah Normal dan Normal.

Monitoring hari tanpa hujan di Kalimantan Barat terpantau secara umum berada dalam kategori masih ada hujan hingga sangat pendek (1-5 Hari). Hari tanpa hujan terpanjang terjadi di Kab. Ketapang (Marau) sepanjang 14 hari.

Informasi kualitas udara PM10 maksimum sebesar 40.76 µg/m3dengan kategori Baik terjadi pada tanggal 5 November 2019 pukul 11.00 WIB.

PROSPEK
Kondisi indeks Nino 3.4 terpantau sebesar (+0.7) berada pada fase El Nino Lemah
 Indeks Dipole Mode terpantau sebesar (+2.06) berada pada kondisi Dipole Mode Positif. Suhu permukaan laut di sekitar wilayah Kalimantan Barat secara umum menunjukan nilai anomali berkisar antara (0.0) hingga (+0.6).

Secara umum curah hujan di wilayah Kalimantan Barat pada dasarian II (tanggal 11-20) November 2019 diprakirakan berkisar antara 50-90 mm/dasarian,  dimana curah hujan Kalimantan Barat wilayah hulu  diprakirakan yang lebih tinggi dibanding curah hujan di wilayah pesisir. Potensi hujan secara umum diprakirakan terjadi pada pertengahan dan akhir dasarian II November di sebagian wilayah Kalimantan Barat.

HIMBAUAN
Perlu diwaspadai dampak peningkatan curah hujan, masyarakat dihimbau untuk selalu waspada serta mengantisipasi potensi munculnya genangan air.

Demikian prospek iklim dasarian provinsi Kalimantan Barat, semoga bermanfaat bagi Mitra Iklim Kalbar. Untuk keperluan perencanaan dalam kegiatan operasional agar dapat menghubungi BMKG sebagai antisipasi perubahan atau pembaruan dari prospek iklim ini.


         
Sumber : BMKG Klimatologi Mempawah
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini