|

Anjlok! Harga Karet Turun di Sekadau

Pohon Karet.[suarakalbar/Tambong]
Sekadau (Suara Kalbar) - Petani karet di Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau mengeluh harga karet makin anjlok. Saat ini harga tersebut berkisar Rp 6.000 per kilogram nya.⁣ Harga ini sudah bertahan cukup lama sehingga para petani harus memutar otak untuk mencukupi kebutuhan.⁣

Adoi, Seorang petani karet menyebut Kondisi tersebut diklaim menjadikan penghasilan petani karet tidak seimbang dengan mahalnya kebutuhan pokok. ⁣

"Dengan harga yang cuma Rp 6.000, tentu tidak seimbang dengan harga kebutuhan pokok yang tinggi, jadi kita harus pandi-pandai cari tambahan dari pekerjaan lain," ujar Adoi kepada suarakalbar.co.id.⁣

Ia mengatakan semua warga didaerahnya hanya berharap sumber penghasilan dari karet, jadi dengan turunnya harga membuat mereka merasa tidak dapat berbuat apa-apa.⁣

Dalam sehari, ia bisa menoreh karet sebanyak 8 kilo, jika dikalkulasikan dengan harga sekarang maka ia hanya berpenghasilan 48.000 sehari. ⁣

Jika kondisi cuaca bagus ia bisa menyadap karet, namun jika kondisi hujan maka ia hanya bisa pasrah tidak bisa bekerja.⁣

"Dalam sehari paling kalau diuangkan kita hanya dapat kurang lebih Rp 48.000, itu pun jika kondisi hari cerah, namun jika hujan maka hasilnya pun akan berkurang bahkan kita tidak bisa noreh," pungkasnya.⁣

Harapannya pemerintah memikirkan cara mengatasi harga getah karet yang anjlok agar masyarakat menengah kebawah bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.⁣



Penulis : Tambong Sudiyono
Editor : Diko Eno
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini