|

Soal Kisruh Pilkades, Ini Pernyataan PJKB Sekadau


Ketua PJKB Sekadau, Muhamdi.[suarakalbar/Ist]

Sekadau (Suara Kalbar) - Ketua Paguyuban Jawa  Kalimantan Barat (PJKB) Kabupaten Sekadau,  Muhamdi menegaskan, mengenai kisruh Pilkades di Kabupaten Sekadau khususnya di Desa Menua Prana, berharap agar semua pihak mentaati aturan yang berlaku dan komitmen dengan kesepakatan sebelum pelaksanaan Pilkades diantaranya setiap calon harus siap menang dan siap menerima kekalahan.

"Berkenaan dengan alasan calon terpilih bukan penduduk asli.  Hal tersebut tidaklah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang
 berlaku.  Mengingat setiap warga negara Indonesia mempunyai hak dan kewajiban yang sama dianyara hak untuk memilih dan dipilih,"tegas Muhamdi dalam keterangannya, Sabtu (5/10/2019) malam.

Apalagi,lanjut Muhamdi, dalam Pilkades serentak tahun sebelumnya juga banyak yang bukan penduduk asli terpilih menjadi kepala desa dan tidak dipersoalkan. Mengingat kepala desa dipilih oleh penduduk setempat secara langsung umum,  bebas, rahasia,  jujur dan adil.

"Kepada penyelenggara pilkada danaparat peneggak hukum agar bertindak tegas dam profesional dalam menangani persoalan ini sepanjang pelaksanana Pilkades telah dilaksanakan sesuai undang-undang dan peraturan yang berlaku,"tegasnya lagi.

Dia juga berharap persoalan ini dapat di selesaikan dengan musyawarah untuk mencapai kesepakatan yang terbaik untuk masa depan Desa Menua Prama 6 tahun ke depan yang maju desa sejahtera warganya.

Penulis: Tim Liputan
Editor: Kundori
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini