Ratusan Pelajar SD Muhamadiyah Nanga Pinoh Belajar Siaga Bencana
![]() |
| Foto Bersama usai pelatihan Tagana |
Melawi (Suara Kalbar)- Dengan penuh antusias, ratusan pelajar SD Muhammadiyah Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi mengikuti kegiatan belajar siaga Bencana yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Provinsi Kalbar melalui program Tagana Masuk Sekolah (TMS), Selasa (29/10).
Kabid Perlindungan dan jaminanan sosial, Dinas Sosial Provinsi Kalbar, Hendro Dwi Wicaksono mengatakan bahwa programTMS sudah diresmikan Presiden Joko Widodo di Pandeglang, Banten pada 18 Februari lalu.
“Kemudian program tersebut mulai berjalan disemua provinsi, termasuk di Kalbar,” katanya kepada SuaraKalbar.co.id, ditemui di Sekolah SD Muhamadiyah Nanga Pinoh jalan Kota Batu km 2 .
Dalam pelaksanaan TMS ini, jelas Hendro, pihaknya memang mengandalkan pihak personil Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang sudah ada di tiap kabupaten.
“Tujuan TMS ini sekaligus untuk pemberdayaan Tagana didaerah , dalam rangka pengenalan bencana, tanggap bencana dan mitigasi bencana kepada masyarakat. Termasuk pada kalangan pelajar,” bebernya
Di Provinsi Kalbar,kegiatan TMS sudah digelar di Lima Kabupaten yakni Sambas, Mempawah, Singkawang, Bengkayang dan Melawi.
“Melawi daerah ke lima yang kita gelar TMS. Target kita semua kabupaten/ Kota,” kata Hendro.
Ditahun 2020 mendatang, lanjutnya pihak Dinas Sosial Provinsi Kalbar menargetkan 100 titik untuk program TMS.
“Artinya tiap kabupaten nanti bisa Tujuh titik untuk kegiatan TMS,” ujarnya.
Kepala SD Muhammadiyah Nanga Pinoh, Nurbainingsih menyambut baik kegiatan TMS yang diadakan oleh pihak Dinas Sosial Provinsi Kalbar bersama tim Tagana.
Ia berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan pelajaran dan pemahaman bagi anak anak SD Muhammadiyah dalam kesiapsiagaan bencana yang bisa datang kapan saja.
“Meski memang, kita tidak mengharapkan adanya terjadi bencana didaerah kita. Tapi kita harus tetap waspada dan mengenalkan sejak dini,” ucap wanita yang akrap disapa Nining ini.
Koordinator Tagana Melawi, Adang Wahyudi, mengatakan Target Kegiatan TMS hingga menyasar SMA.
“Kita mulai dari tingkat SD dulu,” katanya.
Dikatakanya, masyarakat harus siap dalam menghadapi bencana yang bisa datang kapan saja. Ia mencontohkan beberapa daerah di Melawi sangat rawan terhadap bencana alam seperti banjir dan longsor.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial Provinsi Kalbar, Hendro Dwi Wicaksono, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Melawi, Nahru, Kabid jaminan sosial, Teguh, Kasi perlindungan korban bencana, Fransiskus Engkon, Korwil Tagana Kalbar, Kamal, Bendahara Tagana Kalbar, Dwi Utami, Syarifah Murzianah, bidang Komunikasi Tagana Kalbar, Junaidi, Bidang Logistik Tagana
Penulis : Dea Kusumah Wardhana
Editor: Kundori






