|

Karolin: Warga Tionghoa di Landak Jalin Kebersamaan

Bupati Landak Karolin hadiri perayaan ulang tahun Pekong Kelenteng Hati Murni Ngabang ke – 14 tahun dari Yayasan Hati Murni 
Landak (Suara Kalbar) - Bupati Landak Karolin Margret Natasa menghadiri perayaan ulang tahun Pekong Kelenteng Hati Murni Ngabang ke – 14 tahun dari Yayasan Hati Murni pada selasa (29/10/19) malam di Kota Ngabang.

Acara dihadiri Ibunda Bupati Landak Frederika Cornelis, Anggota DPRD Kalimantan Barat Daerah Pemilihan Kabupaten Landak Angeline Fremalco, Anggota DPRD Landak, Dandim 1201/Mempawah, Danyon Armed 16/Komposit, Ketua Kejaksaan Negeri Landak, Ketua MABT Landak. Camat Ngabang, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan masyarakat yang ada di Kota Ngabang.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengucapkan rasa syukur terhadap apa yang ada di Kabupaten Landak termasuk dengan hadirnya masyarakat tionghoa di Kabupaten Landak serta dapat hidup berdampingan dengan masyarakat lain yang ada di Kabupaten Landak.

“Selain kita mensyukuri ulang tahun pekong ini kita juga mensyukuri Bangsa Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara agar semakin damai, agar semakin dijauhkan dari berbagai persoalan dan agar dengan keamanan dan kedamaian dapat membawa situasi ekonomi lebih baik bagi Bangsa Indonesia,” ucap Karolin.

Bupati Landak juga turut mengajak masyarakat Kabupaten Landak dengan terus mendekatkan diri kepada Tuhan sesuai dengan ajaran agamanya masing-masing, sehingga dapat memberikan rasa toleransi dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika di kabupaten Landak.

“Sebagai ummat yang beragama kita percaya semua itu harus kita mintakan kepada Yang Maha Kuasa, dan pekong ini sebagai rumah ibadah ummat konghucu menjadi tempat kita untuk meletakkan doa dan harapan kita dalam membangun keimanan ummat Konghucu,” ungkap Karolin.

Karolin berharap agar masyarakat tionghoa yang ada di Kabupaten Landak dapat menjalin rasa persaudaraan dengan suku dan agama yang lain sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Landak guna menciptakan kekompakan di Kabupaten Landak.

“Harapan kami masyarakat tionghoa dan ummat konghucu di Kabupaten Landak tetap menjaga persaudaraan dengan ummat yang beragama lain dan mudah-mudahan kekeluargaan dapat terus kita jaga dan kita pelihara di Kabupaten Landak. Hal ini sudah kita buktikan dengan perayaan ulang tahun pekong ini sebagai momentum kita menjalin silahturahmi antar sesama masyarakat dalam suasana kekeluargaan dan kegiatan ini juga melibatkan seluruh suku dan agama yang hidup saling bergotong royong di Kabupaten Landak,” jelas Bupati.

Penulis: Tim Liputan/MC
Editor: Kundori
Foto Bersama

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini