SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Institut Perahu Edukasi Kalbar siap sambut Terobosan Mendikbud Baru

Institut Perahu Edukasi Kalbar siap sambut Terobosan Mendikbud Baru

Saidina Ali.(Ist)

Pontianak (Suara Kalbar) – Presiden RI Joko Widodo sudah resmi umumkan susunan kabinet Indonesia Maju (23/10/2019).

Terdapat wajah-wajah lama menteri kabinet kerja yang tetap di pertahankan, namun banyak juga sosok-sosok baru pada komposisi kabinet Jokowi Jilid 2 ini.

Salah satu menteri baru yang cukup menarik perhatian publik adalah menteri pendidikan dan kebudayaan Nadiem Makarim. Bukan seorang akademisi maupun praktisi pendidikan profil yang mencolok dari menteri ini justru seorang pengusaha ternama Co-founder Zalora Indonesia dan pendiri Gojek yang pada tahun 2017 masuk peringkat 17 perusahaan ubah dunia versi fortune.

Keunikan menteri yang satu ini juga mengundang penasaran aktivis pendidikan Institut Perahu Edukasi Kalbar terkait dengan terobosan apa yang akan di lakukan menteri yang merupakan lulusan Harvard University ini.

“Kami menangkap pesan akan ada gebrakan baru dalam pengelolaan pendidikan di Indonesia oleh menteri muda yang berlatar belakang pengusaha ojol (ojek online) ini,” kata Saidina Ali, aktivis Institut Perahu Edukasi, Rabu (23/10/2019) malam.

Menurutnya dengan pengalaman mengelola ojol yang berkembang pesat secara nasional dan pengalaman mengenyam pendidikan di luar negeri, mendikbud baru akan dapat mewarnai dinamika pengelolaan pendidikan di Indonesia.

“Kami para aktivis peduli pendidikan yang ada di kalbar siap menunggu program-program terobosan baru mendikbud baru untuk dapat kami support dilapangan,” terang alumni Sekolah Guru Indonesia ini.

Ditengah permasalahan pendidikan yang demikian kompleks. “Kami tetap optimis bahwa pemerintah mampu mencicil pernyelesaian masalah krusial pendidikan di tanah air, terutama terkait pemerataan pendidikan, kesenjangan antar sekolah, dan kesejahteraan guru honorer,” tambah Ali.

Perahu edukasi juga sudah mempersiapkan berbagai rencana kerja kerelawanan dalam mendorong akses pendidikan di daerah terpencil, perbatasan, dan pedalaman.

“Para relawan perahu edukasi di berbagai daerah akan terus bergerak berbuat untuk kemajuan pendidikan di Kalbar,”jelas guru konsultan yang pernah mendampingi sekolah di pedalaman Kapuas Hulu ini.

Penulis: Tim Liputan

Editor: Kundori

Komentar
Bagikan:

Iklan