Pangdam Tanjungpura Buka Parade Cinta Nusantara 2019
![]() |
| Pangdam XII Tangjungpura Mayjend TNI Nur Rahmad melakukan pengecekan peserta Parade Cinta Nusantara Tahun 2019 di Markas Brigif 19 Khatulistiwa, Sabtu (28/9) |
Singkawang (Suara Kalbar)- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Nur Rahmad membuka secara resmi Pembukaan Kegiatan Parade Cinta Nusantara Tahun 2019 di Markas Brigade Infanteri (Brigif) 19 Khatulistiwa, Sabtu (28/9).
Kegiatan yang dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkumpimda) atau perwakilan dari Kota Singkawang, Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Mempawah serta dari daerah lainnya di Kalbar.
“Kegiatan ini bagian dari kegiatan teritorial AD dan dilaksanakan seluruh Satuan di TNI Angkatan Darat, untuk Kodam XII Tanjungpura dilaksanakan di Brigif dan masuk kegiatan serbu teritorial baik fisik dan non fisik,” ujar Mayor Jenderal TNI Nur Rahmad kepada para wartawan usai pembukaan kegiatan.
Diantara pembangunan fisik, kata Nur Rahmad, diantaranya dengan pembangunan Poskamling dengan pengecoran dan Posyandu.
“Sedangkan untuk non fisik seperti Kegiatan Parade Cinta Nusantara yang diikuti wilayah Se Kalimantan Barat dengan peserta 500 orang.
“Tujuannya untuk menambah wawasan kebangsaan cinta tanah air dan bela negara, melalui kegatan ini salah satu bentuk partisipasi kita meningkatkan kondisi wilayah khususnya bidang bela negara,” katanya.
Menyikapi kondisi bangsa saat ini, Pangdam XII Tangjungpura Mayor Jenderal TNI Nur Rahmad mengatakan pihaknya mengimbau semua pihak untuk sepakat menjaga Kalimantan Barat tetap aman sehingga semua kegiatan berjalan dengan lancar, termasuk telah mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Perwira tinggi dengan dua bintang ini juga mengimbau semua pihak termasuk mahasiswa agar berunjuk rasa dengan tertib dalam koridor konstitusional.
“Media dan media sosial juga sangat berperan mengimbau warga masyarakat jangan percaya pada hoax, mengshaere yang benar juga wujud bela negara,” katanya.
Penulis: Gusti
Editor: Kundori






