|

Evaluasi Gakkumdu, Penanganan Politik Uang di Pemilu 2019 Terkendala Regulasi

Suasana Evaluasi Gakkumdu Pemilu 2019 di Kabupaten Sekadau
Sekadau (Suara Kalbar) - Ketua Bawaslu Kalbar, Ruhermansyah menegaskan ada tiga dalam penanganan pelanggaran Pemilu yang dilakukan Bawaslu yakni pelanggaran tindak pidana pemilu, pelanggaran administrasi pemilu dan pelanggaran kode etik.

"Nah, jika kode etik ditemukan pelangaran akan diteruskan ke DKPP. Adapun yang menyampaikan laporan melalui Bawaslu atau langsung ke DKPP," kata Ruhermansyah saat Evaluasi Pelaksanaan Gakkumdu Pemilu 2019 di Sekadau, Jumat (13/9/2019) siang.

Kemudian  dalam rangka peneggakan hukum pemilu ada juga penyelesesain sengketa pemilu. Ada juga yang bukan kewenangan Bawaslu maka diputuskan ke lembaga lain.

"Misalnya  Cyber Crim kita teruskan ke kepolisian dan jika UU ASN maka diteruskan ke Komisi ASN yang akan memberikan sanksi,"terang Ruhermansyah.

Selanjutnya dalam evaluasi di Bawaslu juga ada kendala SDM dan kendala regulasi dan kendala teknis.

"Kendala SDM, masih harus menambah tim yang berlatar belakang sarjana hukum dan meningkatkan kapasitas tentang penguasaan terkait pelanggaran pidana pemilu,"ujar Ruhermansyah.

Dia menambahkan beberapa kasus yang terjadi pada Pemilu 2019 lalu seperti di Sekadau  ada dugaan politik uang. Sehingga masyarakat bertanya dan Bawaslu sudah cek melalui Gakkumdu Provinsi memang faktanya kendala di regulasi dan harus dibahas di undang- undang tidak setiap orang.

"Jadi mesti calon anggota DPRD atau pelaksanan kampanye yang ada dibuktikan SK. Nah dalam hal ini tim sentra Gakkumgu tidak bisa sewenang-wenang dalam memutuskan, "bebernya.

Selanjutnya kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) politik uang di Melawi.  sifatnya baru upaya pencegahan.

"Karena belum melaksanakan kegiatan dari hasil penyelidikan. Belum ada bagi bagi uang,"ujar Ruhermansyah.

Dia berharap pada Pilkada Serentak 2020 hasil evaluasi penindakan pelanggaran pada Pemilu 2019 menjadi dasar dalam pelaksanaan di Sentra Gakkumdu.

Penulis: Kundori
Editor: Diko Eno






Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini