|

Dua Perkara Karhutla Masuk Penyidikan di Singkawang

Anggota Polisi bersama Warga turut memadamkan lahan yang terbakar.
SINGKAWANG (Suara Kalbar)- Sebanyak dua perkara dengan dua tersangka pembakaran lahan dan hutan (Karhutla) di wilayah hukum Polres Singkawang, sudah masuk dalam penyidikan sedangkan satu perkara masih dalam penyelidikan dan satu perkara masih dalam pemeriksaan saksi.

“Saat ini kami sudah menangani dua perkara Karhutla, ditambah dengan kejadian kemarin, dan saat ini kami melakukan pemeriksaan satu orang yang diduga melakukan pembakaran lahan di Satatani,” ujar Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi di Mapolres Singkawang, Senin (9/9).

Bahkan Raymon M Masengi tidak main-main dalam kasus ini, pihaknya akan melakukan pengejaran bagi pembakar lahan. “Untuk di Pasir Panjang kami mencari pelakunya,” katanya.

 Raymond menegaskan pihaknya mengimbau pengelola lahan agar tidak membakar lahan dan sebaiknya menggunakan cara lain untuk membuka lahan asalkan dengan tidak membakar laha.

Kedua perkara yang sudah masuk dalam tahap penyidikan, diantaranya di wilayah Jalan Veteran dan Jalan Wonosari. “Di Jalan Veteran dengan luas sekitar 7,5 hektare dan di Jalan Wonosari dengan luasan 6,6 hektare,” ujar Pelaksana Tugas Kasatreskrim Polres Singkawang, IPTU Suprihatin.

 Ia mengungkapkan untuk kebakaran lahan dan hutan di Kawasan Pasir Panjang sudah dua orang saksi yang dimintai keterangan yang tak jauh dari lokasi kebakaran lahan dan hutan.

 Sementara dugaan yang terjadi di Kawasan Pasir Panjang, kata Suprihatin, penyebabnya adalah puntung rokok yang dibuang pengendara yang melintas di kawasan tersebut, lalu api menyebar.

Pelaku pembakar lahan tegas Suprihatin, dijerat dengan Undang-Undang Lingkungan Hidup dan Perkebunan dimana ancamannya diatas lima tahun dengan denda Rp 2-3 milyar.

Penulis : Gusti
Editor : Diko Eno

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini