Dadi Sunarya : Saya Maju Untuk Menang, Bukan Coba Coba
![]() |
| H. Dadi Sunarya saat mendaftarkan diri ke PDI Perjuangan Kab. Melawi.(suarakalbar/Dea K. Wardhana) |
Melawi (Suara Kalbar )- Bersama ratusan simpatisannya, Dadi Sunarya Usfa Yursa memantapkan langkah dan tekadnya untuk maju dalam bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Melawi tahun 2020.
Hari ini, pria yang juga menjabat Wakil Bupati Melawi, menyerahkan berkas pendaftaran bakal Calon Bupati di dua partai. Yakni, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P).
“Hari ini,saya memantapkan hati untuk maju dalam Pilkada Melawi 2020. dan Saya maju untuk menang bukan coba coba,” ungkap Dadi Sunarya kepada Suarakalbar.co.id.
Ia pun merasa semakin bersemangat, lantaran dukungan ditengah masyarakat Melawi saat ini kepada dirinya terus mengalir. Baik itu dari para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan sejumlah organisasi.
“Kita juga sudah membangun komunikasi politik dengan parpol lainnya. Untuk menggalang kekuatan koalisi,” beber pria yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Melawi.
Di Kantor DPD PAN Kabupaten Melawi, Dadi disambut langsung oleh Ketua Tim penjaringan Bakal Calon, Ibrahim serta sejumlah anggota lainnya.
“Untuk di PAN, baru Saudara H.Dadi Sunarya yang pertama mendaftar dan menyerahkan berkas persyaratannya ke kami Tim Penjaringan,” ungkap Ibrahim Kepada Suarakalbar.co.id, Senin (16/9).
Setelah dilakukan verifikasi, tim penjaringan PAN menyatakan berkas Dadi Sunarya lengkap dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh partai.
Pukul 13.40 wib, Dadi langsung menuju sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Melawi yang terletak di km 7 Nanga Pinoh.
Disana, pria yang juga Ketua DPD PAN Melawi itu, langsung disambut oleh Ketua DPC PDI Perjuangan, Kluisen dan Ketua Tim Penjaringan bakal Calon, Indra Fahrudi dan Sekretaris Beni Evafras.
“Sudah ada empat orang yang mengambil formulir pendaftaran bakal calon di PDI Perjuangan. Namun yang baru mengembalikan berkas baru dua. Salah satunya, pak Dadi Sunarya,” beber Kluisen.
Meski PDI Perjuangan membuka pendaftaran Bakal Calon, namun untuk mengusung Calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada 2020 , tetap perlu berkoalisi dengan parpol lain.
“PDI P tidak bisa maju sendiri dalam Pilkada Melawi. Untuk itu, bagi para Calon yang sudah mendaftarkan diri, tentunya juga harus menyiapkan partai lain untuk berkoalisi,” jelasnya.
Terkait kepada siapa rekomendasi PDI Perjuangan diberikan? Tentu hak sepenuhnya, kata Kluisen menjadi kewenangan penuh dari DPP PDI Perjuangan. Banyak aspek yang tentunya akan disurvey oleh pihak DPP, salah satunya mengenai elektabilitas calon ditengah publik.
“Setelah ada hasil survey di Internal. Barulah keluar rekomendasi dari DPP,” jelas Kluisen.
Penulis :Dea Kusumah Wardhana
Editor : Diko Eno






